REKAM PENA NEWS
🔴 Breaking News: Selamat datang di RekamPenaNews.my.id | Portal Berita Terpercaya dan Aktual | Update Berita Nasional, Daerah, dan Peristiwa Terbaru
Tak ada hasil yang ditemukan

    BNPB Catat Sejumlah Banjir di Jawa Tengah, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem

    Judul:
    // Rekam Pena News.my.id // Jakarta, Minggu 24 Mei 2026 – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan penanganan bencana di berbagai daerah di Indonesia selama periode 23 hingga 24 Mei 2026.

     Dalam laporan terbaru, bencana hidrometeorologi berupa banjir masih mendominasi kejadian yang terjadi di sejumlah wilayah.

    Di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, banjir dilaporkan terjadi pada Sabtu dini hari (23/05) sekitar pukul 03.00 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Tingginya curah hujan menyebabkan Sungai Godo meluap dan mengakibatkan tanggul mengalami kerusakan.

    Dampaknya, puluhan rumah warga di Desa Tanjunganom, Kecamatan Gabus, terdampak genangan air. Data sementara mencatat sekitar 50 kepala keluarga dan 50 rumah mengalami dampak akibat banjir tersebut.

    Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati bersama perangkat desa langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan, pemantauan debit air, serta koordinasi penanganan bagi warga terdampak. Kondisi banjir dilaporkan mulai berangsur surut pada Sabtu siang.

    Selain Pati, banjir juga melanda wilayah Kabupaten Blora pada Jumat malam (22/05) sekitar pukul 22.30 WIB. Hujan deras dengan durasi cukup lama menyebabkan genangan di sejumlah titik di Kecamatan Cepu, khususnya Desa Mulyorejo.

    Peristiwa tersebut berdampak terhadap 35 kepala keluarga dan merendam puluhan rumah warga. Dua fasilitas pendidikan, yakni SD Mulyorejo 1 dan SMP 4 Cepu, turut terdampak genangan air.

    BPBD Kabupaten Blora bersama unsur terkait masih melakukan pemantauan dan asesmen untuk memastikan kondisi masyarakat di wilayah terdampak.

     Berdasarkan laporan terakhir, genangan air di wilayah tersebut juga mulai surut.
    BNPB menyampaikan bahwa potensi cuaca ekstrem masih perlu diwaspadai.

     Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, beberapa wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

    Selain ancaman banjir dan longsor, sejumlah daerah juga mulai memasuki musim kemarau yang berpotensi memicu kekeringan dan kebakaran hutan maupun lahan.

    Masyarakat diimbau untuk terus mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah, BPBD, BMKG, maupun PVMBG, serta meningkatkan kesiapsiagaan guna mengurangi risiko dan dampak bencana.(HUMAS)
    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال