BATANG // Rekam Pena News.my.id // Sebuah truk pengangkut jagung nyaris terperosok ke jurang setelah mengalami gagal menanjak di kawasan Tanjakan Ngleses, Dukuh Sipule, Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin (8/6/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Truk bernomor polisi AD-9895-MC tersebut diketahui mengangkut jagung dengan muatan sekitar 9,5 ton dan sedang dalam perjalanan menuju wilayah Batang.
Saat melintasi jalur menanjak yang dikenal memiliki kontur cukup curam, kendaraan kehilangan tenaga sehingga tidak mampu melanjutkan perjalanan.
Menurut informasi yang diperoleh di lokasi, truk kemudian mundur beberapa meter sebelum akhirnya berhenti di dekat bibir jurang.
Kondisi tersebut sempat membuat pengemudi khawatir karena berpotensi menimbulkan kecelakaan yang lebih serius.
Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Bandar, Polres Batang, segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan membantu proses penanganan kendaraan.
Truk tersebut dikemudikan oleh Arif Nurhidayat (23), warga Desa Sukorejo, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pengemudi mengaku baru pertama kali melintasi jalur Ngleses sehingga belum sepenuhnya memahami karakteristik medan di kawasan tersebut.
Selain kondisi tanjakan yang cukup ekstrem, beban muatan yang relatif berat diduga turut memengaruhi kemampuan kendaraan saat menanjak.
Beruntung, truk berhasil berhenti sebelum terperosok ke jurang dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan pada kendaraan lain.
Petugas kepolisian bersama pihak terkait kemudian melakukan pengamanan lokasi serta membantu proses evakuasi kendaraan agar tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.
Sejumlah langkah penanganan dilakukan, termasuk pengaturan lalu lintas dan persiapan pemindahan muatan guna memudahkan evakuasi.
Hingga proses penanganan berlangsung, arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap dapat dilalui dengan lancar.
Pengguna jalan yang melintasi kawasan Tanjakan Ngleses diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama kendaraan angkutan barang dengan muatan berat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengemudi untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, memperhitungkan kapasitas muatan, serta mengenali karakteristik jalur yang akan dilalui guna meminimalkan risiko kecelakaan di jalan raya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara itu, kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Sumber: (Yono)