REKAM PENA NEWS
🔴 Breaking News: Selamat datang di RekamPenaNews.my.id | Portal Berita Terpercaya dan Aktual | Update Berita Nasional, Daerah, dan Peristiwa Terbaru
Tak ada hasil yang ditemukan

    Pemkab Bojonegoro Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg untuk Jaga Stabilitas Harga dan Distribusi Tepat Sasaran


    Bojonegoro –  Rekam Pena Nwes ( 31 MARET 2026 ) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mengambil langkah pengendalian untuk memastikan distribusi LPG 3 kilogram bersubsidi tetap aman dan sesuai peruntukan. 

    Melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro, operasi pasar kembali digelar bersama Pertamina Patra Niaga di sejumlah wilayah kecamatan.

    Kegiatan ini dilaksanakan secara bergilir, Tahap awal menyasar Kecamatan Sekar dan Tambakrejo, kemudian berlanjut ke Dander dan Padangan.

     Dalam waktu dekat, operasi serupa turut dijadwalkan hadir di wilayah Kota Bojonegoro, Kanor, dan Kepohbaru.

    Inisiatif tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga LPG subsidi, sekaligus memastikan penjualan tetap mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp18.000 per tabung.

    Sekretaris Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, Moh. Akhmadi, menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus memantau kebutuhan energi masyarakat, terutama bagi rumah tangga dan pelaku usaha mikro.

    “Pemerintah berusaha memastikan agar masyarakat mudah mengakses LPG subsidi dan pendistribusiannya tidak melenceng dari sasaran,” jelasnya.

    Setiap titik operasi pasar menyediakan ratusan tabung LPG 3 kg. Untuk menghindari penyalahgunaan subsidi, pembelian diberlakukan dengan mekanisme verifikasi, di antaranya menunjukkan KTP, fotokopi Kartu Keluarga, serta membawa tabung kosong.

    Masyarakat menyambut antusias kegiatan tersebut. Sejak pagi, warga telah mengantre untuk mendapatkan LPG dengan harga yang sesuai ketentuan pemerintah.

    Pemkab Bojonegoro juga mengingatkan masyarakat agar membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan aksi borong. Pemerintah menegaskan bahwa stok LPG.  subsidi akan  dipantau   secara berkala   untuk     memastikan ketersediaannya tetap terjaga.

    Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat serta mengantisipasi potensi kelangkaan, terutama menjelang maupun setelah hari besar keagamaan.

    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال