REKAM PENA NEWS
🔴 Breaking News: Selamat datang di RekamPenaNews.my.id | Portal Berita Terpercaya dan Aktual | Update Berita Nasional, Daerah, dan Peristiwa Terbaru
Tak ada hasil yang ditemukan

    Program BKKD 2025 Dorong Pembangunan Infrastruktur Desa di Kecamatan Kedungadem



    Bojonegoro —  Rekam Pena Nwes ( 11 MARET 2026 ) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berupaya meningkatkan pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa. 

    Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui Program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) tahun 2025 yang telah dilaksanakan di wilayah Kecamatan Kedungadem.

    Camat Kedungadem, Sahlan, menyampaikan bahwa pelaksanaan program tersebut berjalan dengan cukup baik.

     Dari total 23 desa yang berada di wilayah Kecamatan Kedungadem, sebanyak 22 desa telah melaksanakan pembangunan dengan dukungan anggaran dari program BKKD.

    Menurutnya, pembangunan yang dilakukan pada tahun ini lebih difokuskan pada peningkatan infrastruktur dasar yang dibutuhkan masyarakat, khususnya perbaikan dan pembangunan akses jalan antar desa guna memperlancar mobilitas warga.

    “Program ini diarahkan untuk memenuhi kebutuhan utama masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas jalan serta memperkuat konektivitas antar wilayah desa,” ujar Sahlan, Senin (9/3/2026).

    Ia menjelaskan, total panjang ruas jalan yang dibangun melalui program tersebut mencapai sekitar 20.139 meter.

     Adapun jenis konstruksi yang digunakan meliputi rigid beton maupun aspal, yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di masing-masing lokasi.

    Selain pembangunan jalan, program BKKD juga dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur pendukung lainnya. 

    Di antaranya adalah saluran drainase yang berfungsi untuk memperlancar aliran air dan meminimalkan potensi genangan di kawasan permukiman warga.

    Pekerjaan fisik lainnya yang juga dilaksanakan meliputi pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) serta pemasangan bronjong di beberapa titik yang dinilai memiliki potensi kerawanan longsor.

    Dari keseluruhan desa di Kecamatan Kedungadem, tercatat hanya satu desa yang belum menerima alokasi program BKKD tahun 2025, yakni Desa Drokilo.

     Meski demikian, pihak kecamatan memastikan bahwa koordinasi serta pelaksanaan pembangunan di desa-desa penerima bantuan tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Sahlan menegaskan bahwa pihak kecamatan turut melakukan pendampingan terhadap pelaksanaan program tersebut.

     Pendampingan dilakukan tidak hanya dalam aspek administrasi, tetapi juga melalui pemantauan langsung di lapangan guna memastikan kegiatan pembangunan berjalan sesuai regulasi.

    Melalui program BKKD ini, pemerintah daerah berharap pembangunan infrastruktur desa dapat terus meningkat, sehingga mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperbaiki akses transportasi antar wilayah di Kecamatan Kedungadem.
    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال