REKAM PENA NEWS
🔴 Breaking News: Selamat datang di RekamPenaNews.my.id | Portal Berita Terpercaya dan Aktual | Update Berita Nasional, Daerah, dan Peristiwa Terbaru
Tak ada hasil yang ditemukan

    Bupati Blora Tinjau Pasar Hewan, Pastikan Kondisi Ternak Kurban Sehat Jelang Iduladha

    // Rekam Pena News // Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, aktivitas perdagangan hewan kurban di Pasar Pon Blora mengalami peningkatan signifikan.

     Untuk memastikan hewan yang diperjualbelikan dalam kondisi sehat dan layak kurban, Bupati Blora, Arief Rohman melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pon Blora, Sabtu (16/5/2026).

    Kegiatan tersebut dilakukan bersama jajaran Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, di antaranya Sekretaris DP4 Lilik Setyawan serta Kepala Bidang Kesehatan Hewan drh. Rasmiyana bersama tim kesehatan hewan.

    Dalam peninjauan itu, Bupati melihat secara langsung kondisi pasar hewan yang mulai dipadati pedagang maupun pembeli dari berbagai daerah. 

    Pasar Pon Blora diketahui menjadi salah satu pusat perdagangan ternak terbesar di wilayah Kabupaten Blora, terutama menjelang momentum Iduladha.

    Berdasarkan pantauan di lapangan, jumlah transaksi sapi pada hari pasaran tersebut mencapai lebih dari 600 ekor. Nilai perputaran ekonomi yang terjadi diperkirakan mencapai miliaran rupiah dalam satu hari.

    Bupati Arief Rohman menyampaikan bahwa tingginya aktivitas perdagangan hewan kurban menjadi indikator bergeraknya ekonomi masyarakat, khususnya sektor peternakan dan perdagangan rakyat.

    “Hari ini kami melakukan peninjauan kesiapan menjelang Iduladha. Tinggal dua kali pasaran Pon lagi sebelum hari raya.

     Transaksi hari ini cukup tinggi, dengan ratusan ekor sapi yang diperjualbelikan. Ini tentu berdampak positif bagi perekonomian masyarakat,” ujarnya di sela kegiatan sidak.

    Ia menambahkan, pedagang yang datang ke Pasar Pon Blora tidak hanya berasal dari wilayah Blora, namun juga dari sejumlah daerah lain seperti Pati, Solo, hingga Boyolali. 

    Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pasar hewan di Blora memiliki peran penting dalam rantai distribusi hewan kurban di kawasan Jawa Tengah.

    Jenis sapi yang paling banyak diminati masyarakat untuk kebutuhan kurban antara lain sapi Limousin, Simental, dan Peranakan Ongole (PO). Mayoritas ternak yang dijual merupakan sapi jantan dengan kisaran bobot antara 400 hingga 600 kilogram.

    Selain memantau aktivitas perdagangan, Bupati juga menerima berbagai masukan dari pedagang terkait kondisi sarana dan prasarana pasar. 

    Salah satu perhatian utama adalah kondisi lantai pasar yang dinilai perlu pembenahan agar lebih aman bagi ternak maupun aktivitas jual beli.

    Menurutnya, penataan Pasar Pon Blora akan menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah ke depan, termasuk kemungkinan perbaikan fasilitas agar hewan ternak tidak mudah tergelincir saat berada di area pasar.

    Dalam sidak tersebut, tim kesehatan hewan turut melakukan pemeriksaan terhadap ternak yang masuk ke area pasar. 

    Pemeriksaan meliputi pengecekan kondisi fisik sapi, kesehatan mata, mulut, kulit, hingga kelengkapan dokumen kesehatan ternak.

    Petugas juga melakukan penyemprotan disinfektan terhadap hewan ternak sebagai langkah pencegahan penyebaran penyakit menular pada hewan, seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD).

    Bupati Arief mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat membeli hewan kurban dan memastikan ternak yang dipilih berasal dari tempat resmi serta memiliki surat keterangan kesehatan dari petugas berwenang.

    Ia berharap, melalui pemeriksaan rutin yang dilakukan pemerintah daerah, masyarakat dapat memperoleh hewan kurban yang sehat, aman, dan memenuhi syarat untuk dikurbankan sesuai ketentuan.

    Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan DP4 Blora, drh. Rasmiyana, menjelaskan bahwa pengawasan kesehatan ternak terus diperketat seiring meningkatnya aktivitas perdagangan menjelang Iduladha. 

    Hewan yang dinyatakan sehat akan diberikan tanda khusus agar memudahkan masyarakat saat memilih ternak.
    Para pedagang di Pasar Pon Blora pun menyambut baik kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut.

     Mereka menilai langkah pemerintah dapat meningkatkan kepercayaan pembeli terhadap kualitas hewan yang dijual.

    Tidak hanya melakukan pemeriksaan, petugas kesehatan hewan juga memberikan edukasi kepada pedagang dan masyarakat mengenai ciri-ciri hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat.

     Di antaranya hewan telah cukup umur, tidak mengalami cacat fisik, memiliki kondisi tubuh yang baik, serta nafsu makan yang normal.

    Dengan meningkatnya pengawasan kesehatan hewan kurban, Pemerintah Kabupaten Blora berharap pelaksanaan Iduladha tahun ini dapat berjalan aman, sehat, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah kurban.(tim/red)
    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال