REKAM PENA NEWS
🔴 Breaking News: Selamat datang di RekamPenaNews.my.id | Portal Berita Terpercaya dan Aktual | Update Berita Nasional, Daerah, dan Peristiwa Terbaru
Tak ada hasil yang ditemukan

    Diduga Catut Nama Polisi, Oknum Lakukan Pemerasan terhadap Pedagang Toko Kelontong di Mojoagung

    Jombang  // Rekam Pena News // Sejumlah pelaku usaha kecil di wilayah Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, mengaku resah atas dugaan aksi pemerasan yang dilakukan oleh oknum tak dikenal yang mengaku sebagai aparat penegak hukum.

     Sasaran mereka disebut menyasar toko kelontong dan Toko Madura yang menjual BBM eceran.

    Informasi yang dihimpun menyebutkan, modus yang digunakan pelaku yakni mendatangi toko pada malam hari lalu menuduh pedagang telah melanggar aturan karena menjual bensin eceran.

     Dengan cara intimidatif, pelaku kemudian meminta sejumlah uang dengan dalih agar persoalan tersebut tidak diproses secara hukum.

    Salah satu korban berinisial S mengaku mengalami peristiwa tersebut pada Senin malam (18/5/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, dua pria tak dikenal datang ke toko tempat dirinya bekerja di wilayah Mojoagung.

    Menurut keterangan korban, salah satu pria mengenakan jaket hijau menyerupai atribut pengemudi ojek online, sedangkan seorang lainnya memakai hoodie dan helm yang menutupi identitasnya.

    Korban mengatakan kedua pria itu langsung menuding toko telah melakukan pelanggaran hukum terkait penjualan BBM eceran. Dalam suasana penuh tekanan, pelaku disebut meminta uang hingga Rp1 juta.

    Karena merasa takut dan berada di bawah intimidasi, korban mencoba menjelaskan bahwa dirinya hanya pekerja, bukan pemilik usaha. 

    Ia juga sempat menawarkan untuk menghubungi pemilik toko agar persoalan dapat dibicarakan secara baik-baik. Namun, permintaan tersebut tidak direspons oleh para pelaku.

    Setelah terjadi perdebatan, korban akhirnya menyerahkan uang sebesar Rp500 ribu yang disebut merupakan uang operasional toko.

    Peristiwa tersebut menambah keresahan para pedagang kecil di wilayah Mojoagung.

     Mereka berharap aparat kepolisian dapat segera menindaklanjuti dugaan aksi premanisme yang mencatut nama institusi penegak hukum agar masyarakat merasa aman saat menjalankan usaha.

    Menanggapi informasi tersebut, Kapolres Jombang Ardi Kurniawan menyatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait dugaan pemerasan tersebut.

     Polisi juga disebut telah menerjunkan tim untuk menelusuri identitas pelaku.
    “Terima kasih atas informasinya, akan kami tindak lanjuti,” ujar Kapolres melalui pesan singkat.(jtm post)
    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال