Bojonegoro // Rekam Pena News // (5-5- 2026 ) Warga Desa Sekar, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, sempat diresahkan dengan kemunculan dua ekor ular berbisa di area permukiman.
Kejadian tersebut dilaporkan pada pagi hari sekitar pukul 08.30 WIB, setelah warga melihat keberadaan ular berukuran cukup besar di pekarangan rumah.
Awalnya, ular tersebut diduga merupakan jenis kobra. Namun setelah dilakukan identifikasi oleh pihak berkompeten, diketahui bahwa ular tersebut termasuk jenis king cobra yang memiliki tingkat bahaya tinggi.
Menindaklanjuti laporan warga, tim relawan EXALOS Indonesia Regional Bojonegoro berkoordinasi dengan Pos Bantu Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Sekar untuk melakukan penanganan di lokasi.
Petugas yang datang segera melakukan upaya evakuasi guna menghindari risiko terhadap warga sekitar.
Dari dua ular yang ditemukan, satu ekor berhasil diamankan oleh petugas, sementara satu lainnya diketahui telah mati sebelum proses evakuasi dilakukan.
Ular yang berhasil ditangkap kemudian dibawa ke Pos Bantu Damkar untuk selanjutnya diserahkan kepada tim relawan guna penanganan lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan potensi kemunculan satwa liar di lingkungan permukiman. Perubahan habitat dan kondisi lingkungan diduga menjadi salah satu faktor yang mendorong satwa tersebut masuk ke wilayah warga.
Petugas mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak melakukan penanganan secara mandiri terhadap hewan berbahaya. Warga disarankan segera melapor kepada pihak terkait, seperti Damkar atau relawan, untuk penanganan yang aman dan tepat.
Kolaborasi antara relawan dan petugas Damkar dalam kejadian ini dinilai penting dalam memastikan keselamatan masyarakat serta penanganan satwa liar secara profesional.
Catatan Redaksi:
Informasi dalam berita ini dihimpun dari laporan lapangan dan keterangan pihak terkait. Redaksi mengedepankan prinsip akurasi serta membuka ruang klarifikasi apabila terdapat perkembangan lanjutan.