Jakarta // Rekam Pena News // Korps Marinir TNI Angkatan Laut menerima pelaksanaan Audit Ketaatan dan Audit Kinerja dari Inspektorat Jenderal (Itjen) TNI yang digelar di Ruang Rapat Gedung Agoes Soebekti, Kesatrian Marinir Jenderal KKO Ali Sadikin, Markas Komando Korps Marinir, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan pembukaan audit tersebut dipimpin Kepala Staf Korps Marinir (Kas Kormar) mewakili Panglima Korps Marinir (Pangkormar) dan dihadiri sejumlah pejabat utama Korps Marinir serta Tim Audit Itjen TNI.
Audit tersebut menjadi bagian dari mekanisme pengawasan internal TNI guna memastikan pelaksanaan program kerja dan penggunaan anggaran berjalan sesuai aturan, efektif, serta akuntabel. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mendukung peningkatan tata kelola organisasi di lingkungan Korps Marinir.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Komandan Pasmar 1, Irkormar, Katim D Irlog Irjen TNI beserta jajaran tim audit, para Asisten Pangkormar, pejabat utama Mako Kormar, serta para Komandan Kolak Kormar wilayah Jakarta.
Dalam sambutan Panglima Korps Marinir yang dibacakan Kas Kormar, disampaikan apresiasi atas kehadiran Tim Audit Itjen TNI.
Korps Marinir berharap proses audit dapat memberikan evaluasi, masukan, serta rekomendasi yang konstruktif guna mendukung peningkatan kualitas kinerja organisasi.
Audit kali ini difokuskan pada pemeriksaan pelaksanaan Program Kerja dan Anggaran Tahun 2025 hingga Triwulan I Tahun Anggaran 2026.
Dalam kesempatan itu dijelaskan bahwa berbagai program kerja yang telah dilaksanakan selama periode tersebut berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku serta telah melalui proses evaluasi internal.
Korps Marinir juga menyatakan kesiapan mendukung kelancaran audit dengan menyiapkan dokumen, data, dan bahan pendukung yang diperlukan oleh Tim Audit Itjen TNI.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses pemeriksaan berlangsung terbuka, objektif, dan memberikan hasil evaluasi yang bermanfaat bagi organisasi.
Melalui kegiatan audit ini, jajaran Korps Marinir diharapkan dapat terus meningkatkan koordinasi, profesionalisme, serta akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas.
Audit juga dipandang sebagai sarana evaluasi dan komunikasi untuk mengidentifikasi berbagai tantangan maupun solusi strategis dalam mendukung penguatan organisasi ke depan.
Pelaksanaan audit internal secara berkala dinilai penting sebagai bagian dari upaya reformasi birokrasi dan penguatan sistem pengawasan di lingkungan TNI, sehingga pelaksanaan program kerja dan penggunaan anggaran dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Sumber: Humas