// Rekam Pena News // Kebakaran terjadi di sebuah rumah yang juga difungsikan sebagai kandang kambing di Dusun Jubel, Desa Jubel Kidul, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, Senin (18/5/2026) pagi.
Peristiwa tersebut mengakibatkan sebagian bangunan rumah mengalami kerusakan cukup parah serta menimbulkan kerugian material yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Rumah tersebut diketahui milik Suhadak (57), warga RT 002 RW 001 Dusun Jubel. Saat kejadian berlangsung, pemilik rumah tidak berada di lokasi karena sedang bekerja di Surabaya.
Kondisi rumah dalam keadaan kosong, sementara aktivitas di kandang masih dilakukan oleh anggota keluarga yang menjaga ternak.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran mulai diketahui sekitar pukul 07.45 WIB. Api dengan cepat membesar dan membakar bagian rumah serta kandang yang berada dalam satu area.
Warga sekitar yang melihat kobaran api segera berdatangan untuk memberikan pertolongan dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Selain memadamkan api, warga juga berusaha mengevakuasi kambing yang berada di dalam kandang agar tidak ikut terbakar.
Proses penyelamatan berlangsung cukup menegangkan karena api terus membesar dan asap tebal memenuhi area sekitar bangunan.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, menjelaskan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik pada bangunan rumah yang sudah lama.
Menurut keterangan saksi, sebelum kebakaran terjadi, kakak korban sedang berada di lokasi untuk merawat kambing.
Tidak lama kemudian muncul percikan api yang diduga berasal dari instalasi listrik dan dengan cepat merambat ke bagian bangunan lainnya.
“Bangunan rumah yang sudah cukup lama membuat api cepat menjalar. Dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik,” ujar Ipda Hamzaid.
Di lokasi tersebut terdapat sekitar 70 ekor kambing. Dalam kejadian itu, satu ekor kambing dilaporkan mati akibat terjebak kobaran api, sedangkan 69 ekor lainnya berhasil diselamatkan berkat bantuan warga yang sigap melakukan evakuasi.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lamongan menerima laporan tidak lama setelah kejadian dan langsung menuju lokasi.
Armada pemadam tiba sekitar pukul 08.00 WIB untuk melakukan penanganan lebih lanjut agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar permukiman warga.
Setelah dilakukan proses pemadaman selama kurang lebih 20 menit, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 08.20 WIB. Situasi di lokasi pun berangsur kondusif meski sebagian bangunan rumah dan kandang mengalami kerusakan cukup berat akibat kebakaran tersebut.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp97 juta, meliputi kerusakan bangunan rumah, kandang, serta sejumlah barang di dalamnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik, terutama pada bangunan lama, guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.
sumber:(bwl)