REKAM PENA NEWS
🔴 Breaking News: Selamat datang di RekamPenaNews.my.id | Portal Berita Terpercaya dan Aktual | Update Berita Nasional, Daerah, dan Peristiwa Terbaru
Tak ada hasil yang ditemukan

    Sumur Minyak Peninggalan Belanda di Kendal Kembali Beroperasi, Warga Harap Dongkrak Ekonomi Lokal

    // Rekam Pena News // Aktivitas sumur minyak rakyat di Dusun Klantung, Desa Sojomerto, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, kembali berjalan setelah sebelumnya lama tidak dimanfaatkan secara optimal.

     Pengoperasian kembali sumur minyak peninggalan era kolonial Belanda itu ditandai dengan pengiriman perdana minyak mentah sebanyak 15 ribu liter menuju Pertamina Cepu pada Minggu (17/5/2026).

    Pengelolaan sumur minyak tersebut dilakukan oleh Karya Energi Nusantara Oil (KEN Oil) bersama koperasi migas dengan melibatkan warga sekitar sebagai tenaga kerja. 

    Kehadiran aktivitas pengeboran dan produksi minyak itu diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

    Kepala Desa Sojomerto, Rindu Rimba, menjelaskan bahwa keberadaan sumur minyak di Dusun Klantung telah dikenal masyarakat sejak lama. 

    Menurutnya, kawasan tersebut merupakan salah satu lokasi sumber minyak bumi peninggalan Belanda yang hingga kini masih memiliki potensi produksi.

    Ia mengatakan, selama bertahun-tahun sumur minyak tersebut belum dapat dikelola secara maksimal. 

    Namun kini, pengoperasian kembali sumur diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga sekitar, baik dari sisi lapangan pekerjaan maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    “Potensi yang ada di Dusun Klantung ini sebenarnya sudah lama diketahui warga. Dengan mulai diaktifkannya kembali sumur minyak, kami berharap dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat desa,” ujarnya.

    Selain membuka kesempatan kerja, aktivitas produksi minyak rakyat itu juga dinilai mampu menghidupkan potensi daerah yang sebelumnya belum tergarap secara maksimal. 

    Warga berharap keberadaan sumur minyak tersebut dapat menjadi salah satu sumber penggerak ekonomi lokal di wilayah Kecamatan Gemuh.

    Penanggung jawab lapangan KEN Oil, Ismayulianto, menyampaikan bahwa pengiriman perdana minyak mentah menjadi tahap awal dalam pengembangan sumur minyak rakyat di Kendal. 

    Saat ini masih terdapat beberapa titik sumur yang belum beroperasi secara penuh dan akan terus dikembangkan secara bertahap.

    Menurutnya, target produksi ke depan diharapkan dapat meningkat hingga mencapai 25 ribu liter minyak mentah per hari apabila seluruh titik sumur dapat dimanfaatkan secara optimal.

    Sementara itu, Manager Operasional Deputi Kopmigas, Wahyu Aji, menilai kualitas minyak mentah yang dihasilkan dari wilayah Klantung cukup baik.

     Kandungan air yang rendah disebut menjadi salah satu faktor yang membuat sumur minyak tersebut masih memiliki potensi untuk dikelola dalam jangka panjang.

    Dengan kembali beroperasinya sumur minyak peninggalan Belanda di Dusun Klantung, masyarakat berharap sektor energi rakyat di wilayah Kendal dapat terus berkembang sekaligus memberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan warga sekitar.(robison)
    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال