REKAM PENA NEWS
🔴 Breaking News: Selamat datang di RekamPenaNews.my.id | Portal Berita Terpercaya dan Aktual | Update Berita Nasional, Daerah, dan Peristiwa Terbaru
Tak ada hasil yang ditemukan

    Polisi Rencanakan Ekshumasi Jenazah Warga Peterongan Jombang untuk Pastikan Penyebab Kematian


    JOMBANG // Rekam Pena News.my.id //  Kepolisian berencana melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam terhadap jenazah Khoiriyah (47), warga Desa Pajaran, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. 

    Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban yang hingga kini masih dalam proses penyelidikan.

    Kapolsek Peterongan AKP Solihin Budi mengatakan, keputusan melakukan ekshumasi diambil setelah pihak kepolisian menerima sejumlah informasi dari masyarakat terkait kematian korban.
     Proses tersebut bertujuan memperoleh kepastian medis melalui pemeriksaan forensik.

    Khoiriyah sebelumnya ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos di wilayah Desa Jogoroto pada Jumat (12/6/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat itu korban tinggal bersama kakaknya di kamar kos tersebut.

    Dalam keterangan awal kepada petugas, kakak korban menyampaikan bahwa korban diduga terjatuh di kamar mandi. Namun, sejumlah warga yang melihat kondisi jenazah menyebut terdapat beberapa tanda luka pada tubuh korban.

    Informasi mengenai adanya memar di bagian pergelangan tangan, leher, dan pelipis kemudian menjadi salah satu dasar bagi penyidik untuk melakukan pendalaman lebih lanjut. 

    Meski demikian, polisi menegaskan bahwa seluruh informasi tersebut masih memerlukan pembuktian melalui pemeriksaan medis dan penyelidikan yang komprehensif.

    AKP Solihin Budi menegaskan hingga saat ini pihak kepolisian belum menyimpulkan adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Penyidik masih mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak serta menelaah sejumlah fakta yang ditemukan di lapangan.

    Sebelumnya, rencana autopsi terhadap jenazah korban belum dapat dilakukan karena belum memperoleh persetujuan dari pihak keluarga. Jenazah kemudian dimakamkan di Desa Pajaran atas permintaan keluarga.

    Seiring berjalannya waktu, berbagai informasi yang masuk dari masyarakat mendorong penyidik untuk mempertimbangkan pelaksanaan ekshumasi. Melalui autopsi, tim forensik diharapkan dapat mengungkap penyebab kematian korban secara ilmiah dan objektif.

    Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi salah satu dasar bagi penyidik dalam menentukan langkah penanganan perkara selanjutnya. 

    Hingga kini, kepolisian masih berkoordinasi dengan keluarga korban dan tim forensik terkait jadwal pelaksanaan ekshumasi.

    Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang.

     Sampai saat ini, belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.




    Sumber:Tim
    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال