BOGOR // Rekam Pena News.my.id // Aparat kepolisian tengah menyelidiki dugaan tindakan pengancaman menggunakan benda yang menyerupai senjata api terhadap seorang penjaga Warung Madura di Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Peristiwa yang terjadi pada Selasa (2/6/2026) dini hari itu menjadi perhatian masyarakat setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diduga merekam kejadian tersebut beredar luas di berbagai platform media sosial.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, insiden berlangsung sekitar pukul 03.36 WIB. Rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria yang datang ke warung bersama seorang wanita.
Keduanya disebut hendak melakukan transaksi pembelian bahan bakar eceran yang dijual di lokasi tersebut.
Situasi yang semula berlangsung normal diduga berubah setelah terjadi percakapan antara pengunjung dan penjaga warung.
Belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya perselisihan yang kemudian memicu ketegangan di lokasi kejadian.
Dalam rekaman yang beredar, pria tersebut tampak mengacungkan sebuah benda yang menyerupai senjata api ke arah penjaga warung.
Aksi itu menimbulkan kepanikan dan kekhawatiran, terutama setelah video tersebut menyebar luas di tengah masyarakat.
Hingga kini, belum ada kepastian mengenai jenis benda yang dibawa maupun motif yang melatarbelakangi tindakan tersebut.
Seluruh informasi terkait kejadian masih dalam proses pendalaman oleh pihak kepolisian.
Kapolsek Gunung Putri, Kompol Aulia Robby Kartika Putra, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban terkait peristiwa tersebut.
Menurutnya, penyelidikan sedang dilakukan untuk mengungkap secara jelas kronologi kejadian serta mengidentifikasi pihak yang terlibat.
"Kami telah menerima laporan dari korban dan saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kronologi kejadian maupun identitas terduga pelaku," ujar Kompol Aulia Robby Kartika Putra.
Dalam proses penyelidikan, polisi mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman CCTV, serta meminta keterangan dari saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung.
Langkah tersebut dilakukan guna memperoleh gambaran utuh mengenai peristiwa yang terjadi.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena dugaan penggunaan benda menyerupai senjata api dalam sebuah perselisihan yang berawal dari aktivitas transaksi sehari-hari.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat mengungkap fakta-fakta yang terjadi serta memberikan kepastian hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi yang sedang berjalan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas pihak yang terlibat maupun hasil pemeriksaan awal terhadap benda yang diduga digunakan dalam insiden tersebut.( * )