REKAM PENA NEWS
🔴 Breaking News: Selamat datang di RekamPenaNews.my.id | Portal Berita Terpercaya dan Aktual | Update Berita Nasional, Daerah, dan Peristiwa Terbaru
Tak ada hasil yang ditemukan

    Polres Pulau Morotai Jelaskan Penanganan Kecelakaan yang Melibatkan Anggota, Utamakan Pendampingan Korban

    Pulau Morotai  // Rekam Pena News.my.id // Kepolisian Resor (Polres) Pulau Morotai memberikan penjelasan terkait penanganan kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan salah seorang personelnya, Bripka Dian. 

    Keterangan tersebut disampaikan oleh Kepala Satuan Samapta Polres Pulau Morotai dalam pertemuan bersama sejumlah wartawan di ruang rapat Sat Samapta.

    Dalam kesempatan itu, Kasat Samapta menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini berperan menyampaikan informasi kepada masyarakat.

     Menurutnya, media dan kepolisian memiliki tanggung jawab yang sama dalam menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Ia mengatakan peristiwa kecelakaan tersebut menjadi musibah yang tidak diharapkan oleh semua pihak, baik korban maupun anggota yang terlibat. 

    Karena itu, fokus utama setelah kejadian adalah memastikan korban segera memperoleh pertolongan medis.

    Menurut penjelasannya, setelah kecelakaan terjadi, anggota yang terlibat langsung membawa korban ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan. 

    Pihak kepolisian juga melakukan koordinasi dengan tenaga medis guna memastikan proses perawatan berjalan dengan baik.

    Kasat Samapta menegaskan bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh, anggota yang terlibat tidak berada dalam kondisi dipengaruhi minuman beralkohol saat kejadian berlangsung.

     Ia juga menekankan bahwa penanganan awal difokuskan pada keselamatan dan pemulihan korban.

    Dalam perkembangan selanjutnya, korban dirujuk ke RSUD Tobelo untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif. 

    Selama proses tersebut, keluarga anggota yang terlibat disebut turut memberikan dukungan, termasuk membantu kebutuhan administrasi, biaya pengobatan, hingga pendampingan selama masa perawatan dan operasi.

    Setelah menjalani perawatan di Tobelo, korban kembali ke Pulau Morotai. Kepolisian mengaku tetap memantau perkembangan kondisi korban dan berupaya menjaga komunikasi dengan keluarga yang bersangkutan.

    Pada kesempatan yang sama, Arsil Nyong, yang merupakan kerabat dari Bripka Dian, menjelaskan bahwa keluarga telah berupaya memenuhi tanggung jawab sejak awal kejadian. 

    Menurutnya, berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan pengobatan dan perawatan korban telah dibantu oleh pihak keluarga.

    Ia menyebut biaya yang telah dikeluarkan untuk mendukung proses pengobatan korban mencapai puluhan juta rupiah. Selain itu, komunikasi antara kedua keluarga juga terus dilakukan untuk mencari jalan penyelesaian yang dapat diterima bersama.

    Namun, setelah korban kembali ke Morotai, yang bersangkutan kembali mengalami insiden terjatuh di rumah sehingga memerlukan penanganan medis lanjutan. 

    Kondisi tersebut menambah kebutuhan biaya pengobatan yang harus dipenuhi.
    Meski demikian, keluarga anggota yang terlibat menyatakan tetap berkomitmen memberikan dukungan bagi proses pemulihan korban. 

    Mereka juga berharap adanya bantuan dari berbagai pihak agar korban dapat memperoleh layanan kesehatan yang diperlukan.

    Kasat Samapta menambahkan, Polres Pulau Morotai akan terus berupaya memfasilitasi komunikasi antara pihak-pihak terkait serta berkoordinasi dengan instansi pemerintah dan lembaga sosial yang berpotensi memberikan bantuan.

     Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian agar proses pengobatan korban dapat berjalan hingga tuntas dan kondisi kesehatannya kembali pulih.




    Sumber:fatta
    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال