BLORA // Rekam Pena News.my.id // Seorang pria berinisial ES (52), warga Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, ditemukan meninggal dunia di area depan kamar sebuah hotel di Kelurahan Kunden, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Rabu (24/6/2026) dini hari.
Korban yang diketahui berprofesi sebagai wiraswasta itu ditemukan sekitar pukul 05.10 WIB dalam kondisi tergeletak di depan kamar yang ditempatinya.
Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh seorang tamu hotel yang menginap di kamar bersebelahan.
Saat hendak keluar dari kamar, saksi melihat korban sudah berada dalam posisi tengkurap di lantai.
Di sekitar wajah korban tampak bercak darah sehingga saksi segera melaporkan kejadian itu kepada pihak hotel. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada aparat kepolisian.
Menerima laporan, petugas Satreskrim Polres Blora bersama personel Polsek Blora Kota dan tim medis mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi jenazah ke RSUD dr. R. Soetijono Blora.
Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono mengatakan hasil pemeriksaan awal oleh tim medis dan petugas identifikasi tidak menemukan tanda-tanda yang mengarah pada tindak kekerasan maupun dugaan tindak pidana.
Menurutnya, korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung. Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya obat isosorbide di saku celana korban, yang umumnya digunakan oleh penderita gangguan jantung.
“Berdasarkan pemeriksaan medis bersama tim identifikasi di lokasi, korban diduga meninggal dunia karena sakit jantung. Petugas juga menemukan obat isosorbide yang biasa digunakan untuk penanganan penyakit jantung,” ujar AKP Midiyono.
Polisi menjelaskan, luka pada bagian hidung, bibir dalam, serta lecet di lutut kiri diduga terjadi akibat benturan saat korban terjatuh ketika mengalami kondisi darurat kesehatan tersebut.
Dalam pemeriksaan di lokasi, petugas turut mengamankan sejumlah barang milik korban, di antaranya satu unit mobil Isuzu Panther berpelat nomor H 1412 CP, pakaian, uang tunai, tas berisi dokumen pribadi, buku rekening, dan beberapa kemasan obat.
Saat ini, kepolisian telah berkoordinasi dengan pihak keluarga di Kota Semarang untuk proses penyerahan jenazah. Setelah seluruh prosedur selesai, jenazah akan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki riwayat penyakit jantung maupun gangguan kesehatan serupa agar rutin menjalani pemeriksaan medis dan memperhatikan kondisi kesehatannya guna mengurangi risiko kejadian yang tidak diinginkan.
Sumber: Humas Polres Blora
Reporter: Rekam Pena News.my.id