REKAM PENA NEWS
🔴 Breaking News: Selamat datang di RekamPenaNews.my.id | Portal Berita Terpercaya dan Aktual | Update Berita Nasional, Daerah, dan Peristiwa Terbaru
Tak ada hasil yang ditemukan

    Polisi Amankan Dua Alat Berat dari Lokasi Tambang di Desa Sayutan, Warga Tetap Sampaikan Penolakan


     // Rekam Pena News.my.id // Situasi di sekitar lokasi tambang galian C di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, sempat memanas menyusul penolakan yang disampaikan sejumlah warga terhadap aktivitas penambangan di wilayah tersebut.

     Untuk menjaga keamanan dan mencegah potensi konflik, aparat kepolisian mengambil langkah pengamanan dengan mengevakuasi dua unit alat berat dari area tambang pada Jumat (5/6/2026).

    Langkah tersebut dilakukan setelah adanya peningkatan ketegangan antara warga yang menolak keberadaan tambang dengan pihak terkait. 

    Ratusan warga diketahui mendesak agar aktivitas penambangan dihentikan dan seluruh peralatan operasional dipindahkan dari lokasi.

    Perwakilan warga, Dakun, menyampaikan bahwa masyarakat selama ini berupaya menunggu perkembangan dan keputusan dari pihak-pihak yang berwenang.

     Namun, menurutnya, hingga saat ini belum ada kepastian yang dinilai mampu menjawab aspirasi warga.

    “Kami sudah menunggu dan berharap ada kejelasan. Namun sampai sekarang belum ada keputusan yang pasti terkait tuntutan masyarakat,” ujarnya.

    Untuk meredam situasi, aparat kepolisian bersama sejumlah pihak melakukan mediasi di lokasi. Dari hasil komunikasi tersebut, disepakati penghentian sementara aktivitas tambang serta pengamanan alat berat keluar dari area penambangan.

    Kapolsek Parang AKP Sukarno menjelaskan bahwa pengamanan dua unit alat berat dilakukan sebagai langkah preventif guna menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.

    “Dua alat berat kami amankan dan langkah ini juga mendapat persetujuan dari warga demi menjaga situasi tetap kondusif,” kata AKP Sukarno.

    Ia menambahkan, pemindahan alat berat ke Mapolres Magetan bertujuan mengantisipasi kemungkinan terjadinya tindakan yang dapat merugikan berbagai pihak, termasuk potensi kerusakan terhadap peralatan yang berada di lokasi.

    Setelah proses evakuasi selesai dilakukan, kondisi di sekitar area tambang berangsur kondusif dan warga yang sebelumnya berkumpul di lokasi mulai meninggalkan area tersebut.

    Meskipun demikian, warga Desa Sayutan menyatakan masih akan terus mengawal perkembangan penyelesaian persoalan tambang tersebut sambil menunggu keputusan dari pihak yang berwenang terkait kelanjutan aktivitas penambangan di wilayah mereka.( Ipung )
    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال