Jayawijaya // Rekam Pena News.my.id // Kepedulian terhadap peningkatan kualitas sarana pendidikan di wilayah pedalaman Papua kembali ditunjukkan oleh personel Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 521/DY.
Bersama masyarakat setempat, prajurit yang bertugas di Pos Walesi melaksanakan kegiatan karya bakti berupa renovasi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Merasugun di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan agar para siswa dapat mengikuti proses belajar mengajar dalam lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan layak.
Renovasi meliputi perbaikan plafon, pembenahan dinding bangunan, pengecatan ruang sekolah, serta perbaikan sejumlah fasilitas pendukung lainnya yang mengalami kerusakan.
Komandan Satgas Yonif 521/DY, Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E., M.I.P., mengatakan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk masa depan generasi muda, sehingga keberadaan sarana belajar yang memadai perlu mendapat perhatian bersama.
Menurutnya, kegiatan renovasi sekolah merupakan salah satu bentuk kepedulian Satgas terhadap masyarakat di wilayah penugasan.
Selain menjalankan tugas pengamanan, personel Satgas juga berupaya berkontribusi melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
"Kami berharap perbaikan fasilitas sekolah ini dapat mendukung semangat belajar anak-anak serta memberikan kenyamanan bagi para guru dalam melaksanakan kegiatan pendidikan," ujar Letkol Rahadyan.
Kehadiran personel Satgas dalam kegiatan tersebut mendapat respons positif dari pihak sekolah maupun masyarakat sekitar.
Mereka menilai bantuan yang diberikan sangat membantu dalam memperbaiki kondisi bangunan sekolah yang selama ini digunakan sebagai sarana pendidikan bagi anak-anak di wilayah tersebut.
Kepala MI Merasugun, Baidi, S.IP., menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Satgas Yonif 521/DY. Ia berharap hasil renovasi tersebut dapat meningkatkan kenyamanan siswa dan tenaga pendidik dalam menjalankan aktivitas belajar mengajar sehari-hari.
Selama proses renovasi berlangsung, suasana kebersamaan terlihat begitu kuat. Prajurit TNI dan warga bekerja secara gotong royong, saling membantu menyelesaikan berbagai pekerjaan demi mempercepat proses perbaikan sekolah.
Melalui kegiatan karya bakti ini, Satgas Yonif 521/DY bersama masyarakat tidak hanya memperbaiki fasilitas pendidikan, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap masa depan generasi muda di pedalaman Papua.
Diharapkan, fasilitas yang lebih baik dapat menjadi penunjang bagi peningkatan kualitas pendidikan dan perkembangan sumber daya manusia di wilayah tersebut.
Sumber: Humas Satgas Yonif 521/DY