Bojonegoro // Rekam Pena News.my.id // Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty mengajak seluruh perguruan silat di Kabupaten Bojonegoro untuk terus memperkuat persaudaraan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Perguruan silat diharapkan dapat menjadi mitra strategis Polri dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengingatkan para pengurus dan anggota perguruan silat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar melalui media sosial.
Menurut Yenni, kehati-hatian dalam menerima informasi menjadi bagian penting untuk mencegah munculnya kesalahpahaman, provokasi, maupun tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan.
Karena itu, setiap informasi yang diterima perlu disikapi secara kritis dan dipastikan kebenarannya sebelum diteruskan kepada orang lain.
Kapolres berharap para pengurus perguruan silat dapat turut memberikan edukasi kepada anggotanya agar menggunakan media sosial secara bertanggung jawab serta tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang berpotensi menimbulkan konflik.
Sementara itu, Ketua IKS PI Kera Sakti Cabang Bojonegoro Arief Nanang Sugianto, Ketua PSHW Cabang Bojonegoro Sasmito Anggoro, dan Ketua PSNU Pagar Nusa Cabang Bojonegoro Bisri Choiron menyambut baik kunjungan Kapolres beserta jajaran.
Ketiganya menyampaikan komitmen untuk terus membangun komunikasi dan sinergi bersama Polres Bojonegoro, khususnya dalam menjaga keamanan wilayah, mempererat hubungan antarperguruan silat, serta menciptakan suasana yang harmonis di tengah masyarakat.
Sebagai bentuk simbolis hubungan kemitraan tersebut, para ketua perguruan silat menyerahkan cinderamata kepada Kapolres Bojonegoro.
Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di Kabupaten Bojonegoro.( * )
( Redaksi Rekam Pena News.my.id )