PEKANBARU // Rekam Pena News.my.id // Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan Satuan Tugas (Satgas) Khusus Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) berkekuatan 90 personel ke wilayah Pekanbaru, Riau.
Pengerahan tersebut dilakukan mulai Senin (24/8/2026) sebagai bagian dari upaya mempercepat penanganan kebakaran di wilayah terdampak.
Satgas khusus tersebut diperkuat personel dari tiga matra TNI, yang memiliki sejumlah kemampuan untuk menunjang pelaksanaan tugas di lapangan.
Unsur yang dilibatkan antara lain tim komando dan pengendali, free fall, fast roping, paramotor dan parastrike, hingga tim drone.
Beragam kemampuan itu disiapkan untuk mendukung kegiatan pemantauan kondisi wilayah, membantu proses penanganan kebakaran, serta memperkuat pengendalian terhadap potensi meluasnya titik api.
Selain dukungan personel, Satgas juga dibekali perlengkapan penunjang berupa 90 set alat pelindung diri (APD) dan 100 unit alat pemadam api ringan (APAR).
Peralatan tersebut disiapkan untuk mendukung respons personel terhadap situasi yang berkembang di lapangan.
Pengerahan Satgas Khusus Penanggulangan Karhutla dilakukan melalui koordinasi dan sinergi dengan pemerintah daerah serta unsur terkait lainnya.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya penanganan Karhutla sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap lingkungan dan aktivitas masyarakat.
TNI menyatakan dukungan terhadap penanggulangan Karhutla dilakukan dengan mengoptimalkan kemampuan personel, satuan, serta alat utama sistem senjata (alutsista) yang tersedia sesuai kebutuhan di lapangan.
Dengan keterlibatan lintas matra dan dukungan peralatan tersebut, penanganan Karhutla diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat, terkoordinasi, dan menyesuaikan perkembangan situasi di wilayah terdampak.
(MC101 – Puspen TNI)
(Redaksi Rekam Pena News.my.id)