Blitar – Rekam Pena Nwes - Upaya meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui pembangunan Jembatan Garuda di Desa Banggle, Kabupaten Blitar,
Pembangunan yang masuk dalam program karya bakti TNI AD ini resmi dimulai pada Senin (30/3/2026).
Prosesi peletakan batu pertama berlangsung di lokasi proyek dengan suasana sederhana namun penuh makna, Pangdam V/Brawijaya.
Mayjen TNI Rudy Saladin, memimpin langsung kegiatan tersebut melalui sambungan video conference,Acara turut diikuti oleh jajaran TNI, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat setempat.
Ground breaking ini tidak hanya menjadi tanda dimulainya pembangunan fisik, tetapi juga simbol hadirnya pemerintah dalam memberikan dukungan nyata bagi kebutuhan masyarakat.
Kegiatan turut dirangkai dengan penyerahan bantuan sosial serta doa bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap warga.
Dalam sambutannya, Pangdam menekankan bahwa pembangunan jembatan merupakan bagian dari upaya pemerataan infrastruktur di wilayah Jawa Timur.
Ia berharap proyek tersebut dapat membantu memperlancar aktivitas masyarakat dan mendorong peningkatan kesejahteraan.
Kasdim 0808/Blitar, Mayor Inf Imam Suyoso, juga menyampaikan bahwa jembatan baru ini akan memberikan dampak signifikan bagi warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.
“Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu mempermudah mobilitas warga, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Bagi masyarakat Desa Banggle, pembangunan ini menjadi angin segar.
Selama bertahun-tahun, akses yang terbatas sering menghambat mereka dalam berbagai keperluan penting.
Melalui gotong royong dan kerja sama antara TNI, pemerintah, dan masyarakat.
Jembatan Garuda diharapkan menjadi infrastruktur penting yang membuka peluang baru bagi kemajuan desa. Warga pun berharap pembangunan dapat berjalan lancar dan segera dirasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.