REKAM PENA NEWS
🔴 Breaking News: Selamat datang di RekamPenaNews.my.id | Portal Berita Terpercaya dan Aktual | Update Berita Nasional, Daerah, dan Peristiwa Terbaru
Tak ada hasil yang ditemukan

    Bappenas dan Kementan Dorong Modernisasi Pertanian di Lamongan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

    LAMONGAN // Rekam Pena News.my.id // Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus didorong melalui modernisasi sektor pertanian dan pengembangan hilirisasi hasil pertanian.

     Komitmen tersebut disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, saat menghadiri kegiatan Gerakan Tanam Padi di Desa Kebalan Kulon, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, Sabtu (30/5/2026).

    Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Menteri Pertanian sekaligus Menteri Pertanian ad interim, Sudaryono, bersama Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dan Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara.

    Dalam kesempatan itu, Rachmat Pambudy menilai Lamongan memiliki posisi strategis sebagai daerah penghasil pangan di Jawa Timur.

     Selain dikenal sebagai sentra produksi padi dan jagung, daerah ini dinilai memiliki peluang besar untuk mengembangkan industri hilir pertanian yang dapat meningkatkan nilai ekonomi hasil panen.

    Menurutnya, pemanfaatan teknologi modern mulai dari proses budidaya hingga pascapanen perlu terus diperluas.

     Penggunaan alat dan mesin pertanian, termasuk teknologi berbasis digital seperti drone, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas. 

    Upaya tersebut juga perlu didukung penguatan kelembagaan petani melalui sistem koperasi agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara lebih luas.

    Sementara itu, Sudaryono menegaskan bahwa peningkatan hasil produksi pertanian harus berjalan seiring dengan pemenuhan kebutuhan dasar petani.

     Ketersediaan air, pupuk, alat mesin pertanian, serta infrastruktur pendukung lainnya menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program peningkatan produksi pangan.

    Sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian di Lamongan, Kementerian Pertanian memberikan bantuan sejumlah alat dan mesin pertanian (alsintan), di antaranya traktor dan combine harvester.

     Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pengolahan lahan dan panen sehingga produktivitas pertanian semakin meningkat.

    Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Lamongan menyatakan kesiapan untuk mencapai target luas tambah tanam tahun 2026 yang ditetapkan sebesar 233 ribu hektare.

     Berbagai langkah strategis telah disiapkan, mulai dari optimalisasi jaringan irigasi, pemanfaatan bantuan pompa air, hingga normalisasi saluran irigasi di sejumlah wilayah.

    Bupati Yuhronur Efendi juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan musim melalui penggunaan benih unggul serta penerapan teknologi pertanian yang lebih efisien.

     Transformasi teknologi pada tahap penanaman, pemupukan, hingga pengendalian hama menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas dan produktivitas sektor pertanian di Lamongan.

    Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, modernisasi pertanian diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat peran Lamongan sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional.(red)
    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال