REKAM PENA NEWS
🔴 Breaking News: Selamat datang di RekamPenaNews.my.id | Portal Berita Terpercaya dan Aktual | Update Berita Nasional, Daerah, dan Peristiwa Terbaru
Tak ada hasil yang ditemukan

    Dari Kawasan Hutan di Masa Pendudukan Jepang, Desa Sidorejo Tumbuh Menjadi Wilayah Berkembang di Sukosewu

    OPINI // Rekam Pena News.my.id // Desa Sidorejo, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, memiliki sejarah panjang yang erat kaitannya dengan masa pendudukan Jepang di Indonesia pada tahun 1942.

     Desa yang kini berkembang sebagai salah satu wilayah produktif tersebut lahir dari perjuangan masyarakat yang kala itu menghadapi tekanan sosial dan ekonomi akibat kebijakan kerja paksa atau romusha.

    Berdasarkan sejarah yang berkembang di masyarakat, berdirinya Desa Sidorejo bermula ketika pemerintah daerah pada masa itu melakukan pemindahan penduduk ke kawasan baru yang sebelumnya masih berupa hutan belantara. 

    Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menyelamatkan warga yang terdampak kebijakan romusha pada era penjajahan Jepang.

    Saat itu, Bojonegoro dipimpin oleh Bupati R. Tumenggung Achmad Soerjodiningrat yang menjabat pada periode 1937 hingga 1943.

     Di tengah situasi sulit akibat perang dan penjajahan, sejumlah warga dipindahkan ke wilayah baru untuk membuka lahan permukiman sekaligus membangun sumber kehidupan baru.

    Dari proses pembukaan hutan dan lahan tersebut, lahirlah sebuah desa yang kemudian diberi nama “Sidorejo”. 

    Nama itu berasal dari bahasa Jawa, yakni “Sido” yang berarti menjadi atau terlaksana, serta “Rejo” yang bermakna ramai dan makmur.

     Nama tersebut mengandung harapan agar wilayah baru itu dapat berkembang menjadi desa yang sejahtera dan dihuni masyarakat yang hidup rukun.

    Dalam perjalanan awal pembentukannya, wilayah Sidorejo diketahui berasal dari penggabungan sebagian area Desa Sidodadi dan Desa Sumberejo.

     Penggabungan itu menjadi dasar terbentuknya desa baru yang terus berkembang dari masa ke masa.
    Seiring berjalannya waktu, pembangunan di Desa Sidorejo terus mengalami kemajuan. 

    Berbagai sektor mulai dari pertanian, infrastruktur, pendidikan hingga kehidupan sosial masyarakat berkembang secara bertahap berkat kerja sama warga dan pemerintah desa dari generasi ke generasi.

    Bagi masyarakat setempat, sejarah berdirinya Desa Sidorejo bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan warisan penting yang menggambarkan semangat perjuangan, gotong royong, dan ketekunan para leluhur dalam membangun kehidupan baru di tengah keterbatasan pada masa penjajahan.

    Kini, puluhan tahun setelah berdiri sejak 1942, Desa Sidorejo terus tumbuh mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai sejarah dan budaya yang diwariskan para pendahulu.

     Pemerintah desa bersama masyarakat pun diharapkan terus menjaga sejarah tersebut agar tetap dikenal oleh generasi muda sebagai bagian dari identitas dan perjalanan panjang desa.(red)
    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال