// Rekam pena news //Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan Kodim 1623/Karangasem kembali menghadirkan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat pedesaan. Kali ini, pembangunan jalan rabat beton di Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, berhasil diselesaikan dan siap digunakan warga.
Jalan sepanjang 1.450 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 sentimeter tersebut menjadi salah satu sasaran fisik utama dalam pelaksanaan TMMD tahun 2026. Proyek pembangunan dimulai sejak 22 April 2026 dan kini telah rampung 100 persen.
Keberadaan jalan baru itu dinilai penting karena menghubungkan Dusun Kubakal dan Dusun Alasngandang yang sebelumnya memiliki akses terbatas, khususnya saat musim huan tiba. Dengan kondisi jalan yang kini lebih baik, masyarakat diharapkan dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.
Selain mempermudah mobilitas warga, jalan rabat beton tersebut juga diproyeksikan membantu kelancaran distribusi hasil pertanian serta mendukung akses pelayanan sosial dan ekonomi masyarakat desa.
Proses pengerjaan dilakukan secara gotong royong antara personel Satgas TMMD dan warga setempat. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat terlihat selama tahapan pembangunan, mulai dari pengangkutan material, pengecoran jalan, hingga tahap penyelesaian akhir.
Meski medan lokasi pembangunan cukup menantang, semangat kerja sama antara aparat dan warga tetap terjaga sehingga pengerjaan dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.
Pihak Satgas TMMD menyebut pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bentuk dukungan TNI dalam membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
Jalan yang lebih layak diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi masyarakat dalam jangka panjang.
Salah seorang personel Satgas TMMD di lokasi kegiatan mengatakan, akses jalan yang lebih baik akan mempermudah masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk membawa hasil pertanian menuju pusat distribusi.
Sementara itu, warga Desa Pempatan menyambut baik rampungnya pembangunan jalan tersebut.
Mereka menilai infrastruktur yang sebelumnya belum memadai sering menyulitkan aktivitas masyarakat, terutama ketika kondisi cuaca kurang bersahabat.
Masyarakat juga mengapresiasi keterlibatan TNI yang dinilai aktif membantu pembangunan di wilayah desa.
Warga berharap jalan yang telah dibangun dapat dirawat bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
Program TMMD sendiri merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pelosok.
Selain fokus pada pembangunan fisik, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial dan semangat kebersamaan antara aparat dan masyarakat.(humas)