REKAM PENA NEWS
🔴 Breaking News: Selamat datang di RekamPenaNews.my.id | Portal Berita Terpercaya dan Aktual | Update Berita Nasional, Daerah, dan Peristiwa Terbaru
Tak ada hasil yang ditemukan

    Tradisi Panen Ikan di Sungai Brantas Berujung Musibah, Satu Warga Masih Dalam Pencarian

    BLITAR // rekam pena news.my.id // Tradisi “pladu” atau panen ikan yang biasa dilakukan masyarakat saat proses flushing Bendungan Wlingi di aliran Sungai Brantas, Kabupaten Blitar, Senin (18/5/2026), berubah menjadi peristiwa duka. Seorang warga dilaporkan hanyut terseret arus sungai saat mengikuti aktivitas panen ikan bersama warga lainnya.

    Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, ratusan warga memadati kawasan Sungai Brantas untuk mencari ikan yang muncul ke permukaan akibat proses penggelontoran air bendungan.

    Di tengah ramainya aktivitas warga di aliran sungai, arus deras diduga menyeret seorang pria bernama Isnani, warga Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.

     Hingga Senin sore, korban masih belum ditemukan dan proses pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan.

    Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, membenarkan adanya laporan warga yang hanyut saat kegiatan berlangsung. 

    Tim BPBD bersama relawan, aparat kepolisian, dan unsur terkait langsung melakukan upaya pencarian di sepanjang aliran Sungai Brantas.

    Penyisiran dilakukan melalui jalur darat serta pemantauan di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi korban terbawa arus sungai.

    Selain korban yang masih dalam pencarian, insiden lain juga terjadi di lokasi berbeda. 

    Seorang warga bernama Badi’, asal wilayah Cimpling, Kecamatan Selopuro, dilaporkan sempat terseret arus deras.

     Namun, korban berhasil menyelamatkan diri dan kemudian diamankan untuk dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

    Peristiwa serupa juga terjadi di kawasan Kedung Ketek Jegu. Seorang warga bernama Yasmani, asal Lingkungan Sembon, Kelurahan Kesatrean, Kecamatan Kanigoro, dilaporkan mengalami kelelahan saat berada di sungai hingga sempat hanyut terbawa arus.

    Beruntung, warga sekitar berhasil memberikan pertolongan sehingga korban dapat diselamatkan dan selanjutnya dipulangkan oleh perangkat desa setempat.

    Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan saat mengikuti tradisi panen ikan di sungai, terutama ketika debit air meningkat akibat proses flushing bendungan yang dapat memicu arus deras dan berbahaya.

    Hingga saat ini, proses pencarian terhadap korban yang hilang masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

    Catatan Redaksi: Informasi dalam berita ini berdasarkan keterangan awal dari BPBD Kabupaten Blitar dan laporan lapangan. 

    Perkembangan data maupun kronologi kejadian masih dapat berubah sesuai hasil pencarian dan keterangan resmi pihak berwenang.
    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال