BLORA // Rekam Pena News.my.id // Kondisi ruas jalan provinsi yang menghubungkan Randublatung dan Cepu, Kabupaten Blora, kembali menjadi perhatian masyarakat.
Kerusakan yang terjadi di sejumlah titik dinilai mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan berpotensi membahayakan keselamatan pengendara.
Di tengah keluhan yang terus bermunculan, warga menuliskan pesan di badan jalan sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait kondisi infrastruktur tersebut.
Tulisan yang muncul di lokasi berisi harapan agar pemerintah segera memberikan perhatian terhadap kerusakan jalan yang telah berlangsung cukup lama.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah bagian jalan mengalami kerusakan berupa lubang dan permukaan yang tidak rata.
Kondisi tersebut membuat pengendara harus mengurangi kecepatan dan lebih berhati-hati saat melintas untuk menghindari risiko kecelakaan maupun kerusakan kendaraan.
Sejumlah warga menyampaikan bahwa kerusakan jalan tidak hanya berdampak pada kenyamanan perjalanan, tetapi juga berpotensi menghambat aktivitas masyarakat dan distribusi barang.
Jalur Randublatung–Cepu diketahui menjadi salah satu akses penting yang mendukung mobilitas warga serta kegiatan ekonomi di wilayah tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan penanganan dan perbaikan secara menyeluruh agar ruas jalan kembali aman dan layak digunakan.
Selain meningkatkan keselamatan pengguna jalan, perbaikan juga diharapkan dapat menunjang kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan Blora dan sekitarnya.
Hingga saat ini, aspirasi terkait perbaikan jalan tersebut masih terus disampaikan warga melalui berbagai saluran, termasuk media sosial.
Mereka berharap langkah konkret dapat segera direalisasikan guna mencegah terjadinya kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak.(red)