REKAM PENA NEWS
🔴 Breaking News: Selamat datang di RekamPenaNews.my.id | Portal Berita Terpercaya dan Aktual | Update Berita Nasional, Daerah, dan Peristiwa Terbaru
Tak ada hasil yang ditemukan

    Dua Hari Pencarian, Korban Tenggelam di Bengawan Solo Ditemukan Meninggal Dunia di Ngraho


    BOJONEGORO // Rekam Pena News.my.id //  Operasi pencarian terhadap seorang warga Desa Payaman, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, yang dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di Sungai Bengawan Solo akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan menemukan korban bernama Muhadi (31) dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (25/6/2026) pagi.

    Korban ditemukan sekitar pukul 09.15 WIB setelah proses pencarian berlangsung selama dua hari. Lokasi penemuan berada kurang lebih 1,5 kilometer dari titik awal korban diduga jatuh ke sungai.

    Berdasarkan data yang dihimpun dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bojonegoro, peristiwa tersebut bermula saat korban bersama seorang rekannya mencari ikan di aliran Sungai Bengawan Solo pada Selasa (23/6/2026) malam. 

    Saat itu korban diketahui menggunakan alat setrum untuk menangkap ikan.
    Sekitar pukul 23.15 WIB, rekan korban menyadari Muhadi sudah tidak berada di lokasi. Korban diduga terpeleset dan jatuh ke sungai hingga akhirnya tenggelam.

     Informasi kejadian kemudian dilaporkan kepada Pemerintah Desa Payaman dan diteruskan kepada BPBD Bojonegoro pada Rabu (24/6/2026) dini hari.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Bojonegoro bersama unsur SAR lainnya segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian. Operasi pencarian hari pertama dilakukan dengan menyisir area sekitar lokasi korban diduga tenggelam, namun belum membuahkan hasil.

    Pencarian dilanjutkan pada hari kedua dengan melibatkan sejumlah personel gabungan yang menyisir aliran sungai serta area di sekitar lokasi kejadian. Upaya tersebut akhirnya berhasil menemukan korban pada Kamis pagi.

    Setelah dievakuasi dari sungai, jenazah Muhadi selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

     Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang terdampak musibah, BPBD Bojonegoro juga menyalurkan bantuan berupa dua paket sembako.

    Korban diketahui merupakan warga Dusun Payaman RT 03 RW 01, Desa Payaman, Kecamatan Ngraho. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan secara resmi ditutup.

    Operasi tersebut melibatkan berbagai unsur, antara lain BPBD Bojonegoro, Basarnas, TNI, Polri, Satpol PP, Damkarmat, PMI, SAR MTA, MDMC, EBR, URC SH, Exalos, RAPI, Pemerintah Desa Payaman, relawan, serta masyarakat setempat.

    BPBD Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan sungai. Keselamatan harus menjadi prioritas utama, terutama ketika beraktivitas pada malam hari maupun saat kondisi arus sungai sedang berubah atau tidak menentu.


    Sumber:charis

    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال