REKAM PENA NEWS
🔴 Breaking News: Selamat datang di RekamPenaNews.my.id | Portal Berita Terpercaya dan Aktual | Update Berita Nasional, Daerah, dan Peristiwa Terbaru
Tak ada hasil yang ditemukan

    Pertanian Dongkrak Ekonomi Bojonegoro Saat Kinerja Sektor Migas Melambat


    BOJONEGORO  // Rekam Pena News.my.id // Sektor pertanian menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bojonegoro pada triwulan I tahun 2026 di tengah perlambatan sektor pertambangan dan penggalian yang dipengaruhi menurunnya produksi minyak dan gas bumi (migas).

    Hal tersebut mengemuka dalam forum diskusi “Membaca Bojonegoro dalam Angka” yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama Badan Pusat Statistik (BPS), organisasi perangkat daerah (OPD), dan insan pers di ruang kerja Wakil Bupati Bojonegoro, Senin (8/6/2026).

    Berdasarkan data yang dipaparkan, perekonomian Bojonegoro masih mencatat pertumbuhan positif secara tahunan sebesar 0,02 persen pada triwulan I 2026. 

    Capaian tersebut menunjukkan perbaikan dibanding kondisi beberapa tahun sebelumnya yang sempat mengalami kontraksi ekonomi.

    Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menyampaikan bahwa meskipun sektor pertambangan mengalami penurunan sebesar 8,78 persen, sektor pertanian justru tumbuh signifikan hingga 11,38 persen. 

    Pertumbuhan tersebut dinilai berkontribusi dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
    Menurutnya, berbagai program pembangunan yang menyasar sektor pertanian, pendidikan, dan kesehatan turut memberikan dampak terhadap penguatan ekonomi masyarakat.

    Selain itu, Kabupaten Bojonegoro tercatat menyumbang sekitar 3,20 persen terhadap perekonomian Jawa Timur berdasarkan data kawasan Gerbangkertosusila Plus.

    Kepala BPS Kabupaten Bojonegoro, Syawaluddin Siregar, menjelaskan bahwa sektor pertambangan masih menjadi kontributor terbesar dalam struktur ekonomi daerah dengan porsi sekitar 46 persen.

     Namun, ketika sektor tersebut mengalami perlambatan, pertumbuhan sektor pertanian mampu menahan laju penurunan sehingga ekonomi daerah tetap berada di jalur positif.

    Ia menilai sektor pertanian memiliki peran strategis karena melibatkan lebih banyak tenaga kerja dan pelaku usaha dibandingkan sektor pertambangan. 

    Oleh sebab itu, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan perlu didukung oleh sektor-sektor yang memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat.

    Data BPS juga menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi Bojonegoro ditopang oleh berbagai lapangan usaha, mulai dari pertanian, perdagangan, industri pengolahan, konstruksi, transportasi, informasi dan komunikasi, jasa keuangan, pendidikan, kesehatan, hingga pariwisata.

     Sementara itu, beberapa sektor seperti pengadaan air, listrik, dan gas masih memerlukan penguatan agar kontribusinya terhadap perekonomian daerah dapat meningkat.

    Melalui forum tersebut, pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan melakukan evaluasi terhadap perkembangan ekonomi sekaligus merumuskan langkah strategis guna memperkuat sektor-sektor produktif di luar migas sebagai penopang pertumbuhan ekonomi Bojonegoro ke depan.

    Penulis: Supriyanto

    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال