REKAM PENA NEWS
🔴 Breaking News: Selamat datang di RekamPenaNews.my.id | Portal Berita Terpercaya dan Aktual | Update Berita Nasional, Daerah, dan Peristiwa Terbaru
Tak ada hasil yang ditemukan

    Polisi Selidiki Dugaan Penipuan Bermodus Tawaran Kerja yang Berujung Penyebaran Konten Pribadi di Batang

    BATANG // Rekam Pena News.my.id // Aparat kepolisian tengah menangani kasus dugaan penyebaran konten pribadi bermuatan asusila yang belakangan menjadi perhatian masyarakat di Kabupaten Batang. 

    Perkara tersebut kini telah memasuki tahap penyidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa serta pihak-pihak yang diduga terlibat.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, kasus tersebut diduga berawal dari adanya tawaran pekerjaan yang diterima korban melalui akun Telegram yang tidak dikenal.

     Dalam komunikasi tersebut, korban dijanjikan imbalan dalam jumlah besar apabila bersedia memenuhi sejumlah permintaan yang disebut sebagai bagian dari pekerjaan yang ditawarkan.

    Pada tahap awal, korban disebut diminta mengirimkan foto dan video biasa. Untuk meyakinkan korban, pihak yang menawarkan pekerjaan tersebut diduga memberikan sejumlah uang sebagai pembayaran awal. 

    Setelah kepercayaan korban terbentuk, permintaan kemudian berkembang pada pengiriman konten yang bersifat lebih pribadi.

    Namun, setelah konten tersebut dikirimkan, imbalan yang dijanjikan tidak kunjung diterima. Akun yang sebelumnya aktif berkomunikasi dengan korban juga dilaporkan tidak dapat dihubungi lagi. Di sisi lain, konten pribadi tersebut diduga tersebar melalui berbagai platform media sosial.

    Kasus ini saat ini ditangani oleh Satreskrim Polres Batang. Dalam proses penyidikan, perangkat telepon seluler yang berkaitan dengan perkara tersebut telah dikirim ke Laboratorium Forensik Semarang guna dilakukan pemeriksaan digital. 

    Langkah tersebut bertujuan untuk menelusuri jejak elektronik dan mengumpulkan alat bukti yang diperlukan dalam pengungkapan kasus.

    Kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai tawaran pekerjaan yang disampaikan melalui media sosial atau aplikasi pesan instan, terutama yang menjanjikan keuntungan besar tanpa kejelasan identitas maupun mekanisme kerja yang wajar.

    Selain itu, masyarakat diingatkan untuk tidak mudah membagikan foto, video, maupun data pribadi kepada pihak yang belum dikenal guna menghindari potensi penyalahgunaan informasi di ruang digital.

    Peristiwa ini menjadi pengingat penting mengenai meningkatnya risiko kejahatan siber yang memanfaatkan media sosial dan platform komunikasi daring.

     Literasi digital serta kehati-hatian dalam berinteraksi di dunia maya dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kasus serupa.( * )
    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال