Ngawi // Rekam Pena News.my.id // Menjelang pelaksanaan berbagai kegiatan Bulan Suro 2026, Polres Ngawi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ngawi menggelar sarasehan bersama perwakilan perguruan pencak silat se-Kabupaten Ngawi. Kegiatan tersebut berlangsung di Notosuman Convention and Restaurant, Desa Watualang, Sabtu (13/6/2026) malam.
Sarasehan yang diikuti sekitar 100 peserta ini menjadi forum komunikasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan perguruan pencak silat untuk memperkuat koordinasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama rangkaian kegiatan Bulan Suro.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama menyampaikan bahwa pencak silat merupakan bagian dari budaya bangsa yang mengandung nilai persaudaraan, kedisiplinan, sportivitas, dan penghormatan terhadap sesama.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut perlu terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia mengajak seluruh elemen perguruan silat untuk turut berperan menjaga situasi yang aman dan kondusif serta menghindari berbagai tindakan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan maupun ketertiban umum.
Kapolres juga menekankan pentingnya sikap bijak dalam menyikapi informasi yang beredar serta mengedepankan komunikasi dan koordinasi apabila muncul persoalan di lapangan.
Menurutnya, keberhasilan menciptakan suasana yang aman selama Bulan Suro memerlukan dukungan seluruh pihak, tidak hanya aparat keamanan.
Dalam forum tersebut, turut dibahas komitmen bersama terkait pelaksanaan kegiatan perguruan silat selama Bulan Suro, termasuk pentingnya mematuhi aturan yang telah disepakati demi menjaga ketertiban dan keselamatan bersama.
Sementara itu, Wakil Bupati Ngawi yang juga menjabat sebagai Ketua IPSI Kabupaten Ngawi, Dr. Dwi Rianto Jatmiko, menyampaikan apresiasinya terhadap hubungan yang selama ini terjalin baik antarperguruan silat di wilayah Ngawi.
Ia berharap komunikasi dan sinergi tersebut terus dipertahankan serta ditingkatkan hingga ke tingkat desa.
Menurutnya, perguruan pencak silat memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki karakter dan budi pekerti yang baik.
Kegiatan sarasehan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan menghasilkan kesepahaman untuk terus menjaga persatuan, memperkuat koordinasi antarperguruan, serta mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif selama Bulan Suro 2026 di Kabupaten Ngawi.
Acara ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk menjaga nilai-nilai persaudaraan dan mendukung terciptanya suasana yang aman, damai, serta harmonis di wilayah Kabupaten Ngawi.(Ipung)