Kediri // Rekam Pena News.my.id // Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan truk pengangkut jagung terjadi di Dusun Tangkilan, Desa Padangan, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, Sabtu malam (13/6/2026).
Kendaraan tersebut menabrak tiang penerangan jalan umum (PJU) dan sebuah warung yang berada di sisi jalan.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, benturan mengakibatkan kerusakan pada fasilitas umum serta bagian atap warung milik warga setempat.
KSPK Polsek Pagu Polres Kediri, Aipda Ikhwan Setiawan, mewakili Kapolsek Pagu IPTU Kalis Joewasono, mengatakan bahwa truk tersebut diketahui mengangkut muatan jagung dan sedang dalam perjalanan dari Kabupaten Tuban menuju Kabupaten Blitar.
Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun petugas di lokasi kejadian, kendaraan diduga kehilangan kendali saat melintas di kawasan Dusun Tangkilan hingga bergerak ke sisi kiri jalan dan menabrak tiang PJU serta bangunan warung.
“Truk bermuatan jagung yang melaju dari arah Tuban menuju Blitar diduga mengalami kecelakaan tunggal setelah kendaraan oleng ke kiri jalan dan menabrak tiang penerangan jalan umum serta bagian atap warung di pinggir jalan,” ujar Aipda Ikhwan Setiawan.
Pengemudi truk diketahui bernama Muhammad Khairul Rizal (19), warga Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Ia dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka serius akibat kejadian tersebut.
Usai menerima laporan, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, mengatur arus lalu lintas, serta mendata kerusakan yang timbul.
Proses evakuasi kendaraan sempat menyebabkan perlambatan arus kendaraan di sekitar lokasi, namun situasi tetap dapat dikendalikan.
Polisi mengingatkan para pengemudi, khususnya yang menempuh perjalanan jarak jauh, agar memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara. Kewaspadaan dan waktu istirahat yang cukup dinilai penting untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.
Saat ini, peristiwa tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Sementara itu, nilai kerugian material akibat kerusakan tiang PJU dan bangunan warung masih dalam proses pendataan.
sumber:tim