BOJONEGORO //Rekam Pena News.my.id || Semangat olahraga mulai membara di seluruh penjuru Kabupaten Bojonegoro. Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) II Bojonegoro Tahun 2026 resmi digelar mulai 27 Juni hingga 11 Juli 2026 dengan mempertandingkan 27 cabang olahraga di berbagai venue yang tersebar di wilayah Bojonegoro.
Ajang yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia ini menjadi salah satu agenda strategis dalam pembinaan olahraga daerah.
Selain sebagai arena kompetisi, PORKAB juga berfungsi sebagai wadah penjaringan atlet-atlet potensial yang dipersiapkan untuk menghadapi kejuaraan tingkat provinsi hingga nasional.
Ketua KONI Kabupaten Bojonegoro, Drs. Sahari, M.M., menyampaikan bahwa seluruh cabang olahraga telah melakukan persiapan secara maksimal.
Antusiasme peserta dari berbagai kecamatan juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan dibanding penyelenggaraan sebelumnya.
"Untuk persiapan dari masing-masing cabor sudah matang. Antusiasme dari setiap kecamatan juga sangat tinggi.
Tahun ini jumlah peserta mencapai kurang lebih 3.733 atlet dari 27 cabang olahraga, meningkat tajam dibanding PORKAB 2024 yang diikuti sekitar 1.700 atlet," ujar Sahari.
Ribuan atlet dari berbagai kecamatan akan bertanding membawa nama daerah masing-masing dengan semangat juang, disiplin, dan kerja keras.
Mereka diharapkan menjadi generasi penerus yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bojonegoro di berbagai ajang olahraga pada masa mendatang.
Panitia menegaskan bahwa PORKAB II bukan sekadar panggung perebutan medali. Lebih dari itu, ajang ini menjadi sarana pembinaan karakter, mental juara, disiplin, serta sportivitas bagi generasi muda.
Melalui kompetisi yang sehat dan berkualitas, diharapkan lahir atlet-atlet berbakat yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
Dalam setiap pertandingan, nilai sportivitas tetap menjadi prioritas utama. Keberhasilan seorang atlet tidak hanya diukur dari raihan medali, tetapi juga dari kemampuannya menghormati lawan, mematuhi aturan pertandingan, serta menerima hasil kompetisi dengan sikap dewasa.
Sahari mengingatkan seluruh atlet agar menjadikan PORKAB sebagai momentum untuk mengembangkan kualitas diri, bukan semata-mata mengejar kemenangan.
"Untuk seluruh atlet, junjung tinggi sportivitas. Jadikan event PORKAB sebagai sarana yang transformatif untuk membangun prestasi dan karakter," pungkasnya.
Panitia juga mengajak seluruh masyarakat Bojonegoro untuk ikut menyukseskan PORKAB II 2026 dengan memberikan dukungan positif kepada para atlet.
Kehadiran masyarakat di venue pertandingan diharapkan menjadi penyemangat bagi peserta sekaligus menciptakan atmosfer kompetisi yang aman, tertib, dan penuh persaudaraan.
Dengan semangat persatuan, kompetisi yang sehat, dan sportivitas yang tinggi, PORKAB II Bojonegoro 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga mencetak generasi atlet yang berkarakter, berprestasi, dan mampu menjadi kebanggaan Kabupaten Bojonegoro di masa depan.
Penulis: Wawan S.