REKAM PENA NEWS
🔴 Breaking News: Selamat datang di RekamPenaNews.my.id | Portal Berita Terpercaya dan Aktual | Update Berita Nasional, Daerah, dan Peristiwa Terbaru
Tak ada hasil yang ditemukan

    Beda Keterangan Soal Kehadiran Sekdes Guyangan, Klarifikasi di Lapangan Ungkap Fakta Berbeda

    BOJONEGORO // Rekam Pena News.my.id //  Polemik mengenai kehadiran Sekretaris Desa (Sekdes) Guyangan, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, hingga kini belum menemukan titik terang.

     Sejumlah informasi yang berkembang di lingkungan Pemerintah Desa Guyangan menunjukkan adanya perbedaan keterangan antara perangkat desa dengan Sekdes, sehingga memunculkan pertanyaan publik terkait kondisi yang sebenarnya.

    Hasil penelusuran awak media dari sejumlah sumber di lingkungan Pemerintah Desa Guyangan mengungkap bahwa Sekdes Yeni Purwaningsih, S.E., disebut tidak menjalankan aktivitas pelayanan di kantor desa selama kurang lebih dua bulan. 

    Keterangan tersebut disampaikan lebih dari satu perangkat desa yang mengaku mengetahui kondisi tersebut.
    Selain persoalan kehadiran, beberapa perangkat desa juga menyebut nama Sekdes tidak tercantum dalam daftar absensi selama periode tersebut. 

    Bahkan, beredar informasi bahwa yang bersangkutan telah mengajukan surat pengunduran diri atau permohonan pensiun dini. Namun hingga kini, informasi tersebut belum dapat dipastikan melalui dokumen resmi maupun pernyataan langsung dari pihak terkait.

    Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Guyangan, Aida Mustofa, mengaku terkejut atas ramainya pemberitaan yang berkembang. Ia juga membantah informasi yang menyebut Sekdes memblokir nomor WhatsApp seluruh perangkat desa.

    Untuk memastikan kebenaran informasi, awak media kemudian kembali melakukan penelusuran kepada salah seorang perangkat desa. 

    Dari keterangannya, perangkat tersebut tetap menyatakan bahwa Sekdes memang tidak terlihat menjalankan aktivitas di kantor desa dalam kurun waktu tertentu. Pernyataan itu berbeda dengan penjelasan yang kemudian disampaikan langsung oleh Sekdes.

    Upaya konfirmasi juga telah dilakukan melalui pesan WhatsApp kepada Yeni Purwaningsih. Namun hingga berita ini mulai disusun, tidak ada tanggapan yang diberikan.

    Pada Kamis (2/7/2026), awak media mendatangi Kantor Desa Guyangan. Di lokasi, Sekdes terlihat sedang melaksanakan pelayanan kepada masyarakat.

    Ketika dimintai tanggapan mengenai berbagai informasi yang beredar, Yeni membantah seluruh tudingan yang diarahkan kepadanya.

    "Ada apa, Mas? Saya setiap hari masuk dan saya tidak pernah memblokir nomor WhatsApp perangkat yang lain," ujar Yeni singkat sambil melanjutkan pekerjaannya.

    Pernyataan tersebut secara langsung bertolak belakang dengan informasi yang sebelumnya disampaikan oleh sejumlah perangkat desa kepada awak media.

     Perbedaan keterangan ini menunjukkan adanya fakta yang belum sepenuhnya terang dan memerlukan penjelasan resmi agar tidak menimbulkan spekulasi maupun polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.

    Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Desa Guyangan belum menyampaikan penjelasan resmi secara tertulis mengenai perbedaan informasi tersebut, termasuk terkait isu absensi Sekdes maupun kabar mengenai surat pengunduran diri atau permohonan pensiun dini yang sempat beredar.

    Sesuai prinsip jurnalistik, media ini tetap membuka ruang hak jawab dan hak koreksi kepada seluruh pihak yang berkepentingan, baik Sekretaris Desa Guyangan, Kepala Desa Guyangan, maupun pihak lain yang memiliki informasi relevan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

    Media akan terus mengikuti perkembangan persoalan ini dengan mengedepankan verifikasi, akurasi, keberimbangan, dan kepentingan publik, sehingga setiap informasi yang disampaikan tetap berlandaskan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.




    Sumber:(red/Rekam Pena News)
    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال