LAMPUNG UTARA // Rekam Pena News.my.id // Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/RI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dan Kabupaten Lampung Utara, Kamis (9/7/2026).
Kunjungan tersebut mencakup peninjauan program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta menghadiri prosesi penganugerahan gelar adat di Lampung Utara.
Rangkaian kegiatan diawali di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Pangdam bersama rombongan, termasuk Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, tiba menggunakan helikopter TNI di Lapangan Sepak Bola Desa Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, sebelum melanjutkan peninjauan ke KDKMP Tiyuh Pulung Kencana.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Tulang Bawang Barat, Nadirsyah, yang mewakili Bupati, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap penguatan ekonomi desa.
Menurutnya, koperasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan berbasis potensi lokal.
Sementara itu, Mayjen TNI Kristomei Sianturi menjelaskan bahwa keberadaan KDKMP diharapkan dapat memperkuat rantai distribusi kebutuhan masyarakat tanpa menggeser usaha kecil yang telah berjalan.
Ia menilai koperasi dapat menjadi sarana memperlancar pasokan barang sehingga harga lebih terkendali dan memberikan manfaat bagi masyarakat desa.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam juga mengajak masyarakat menjaga fasilitas yang telah dibangun serta mendukung berbagai program pembangunan secara bijaksana. Sebelum meninggalkan lokasi, ia menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada sejumlah warga.
Usai kegiatan di Tubaba, Pangdam melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Lampung Utara. Setibanya di Stadion Sukung Kotabumi, rombongan disambut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Agenda dilanjutkan dengan menghadiri prosesi adat Lampung "Angkon Muakhi" di kediaman tokoh adat Ansyori Sabak, Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan.
Dalam prosesi tersebut, Mayjen TNI Kristomei Sianturi menerima gelar adat "Raja Satria Negara" sebagai bentuk penghormatan dari masyarakat adat Lampung Utara.
Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, menyampaikan bahwa pemberian gelar adat tersebut merupakan bentuk pengakuan masyarakat adat kepada Pangdam yang memiliki ikatan historis dengan Kabupaten Lampung Utara sebagai tempat kelahirannya.
Menurutnya, prosesi tersebut juga menjadi simbol kebersamaan dan penghormatan terhadap keberagaman dalam kehidupan masyarakat.
Dalam sambutannya, Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat adat.
Ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Kotabumi sebagai daerah kelahirannya dan berharap hubungan yang telah terjalin dapat menjadi semangat untuk terus berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Pangdam juga menyatakan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Lampung Utara, termasuk mendorong berbagai upaya yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan adat selesai, Pangdam XXI/RI beserta rombongan menyempatkan diri mengunjungi Koramil 412-04/Kotabumi sebelum kembali menuju Stadion Sukung Kotabumi. Selanjutnya, rombongan bertolak menggunakan helikopter menuju Bandar Lampung.
Seluruh agenda kunjungan kerja yang berlangsung di dua kabupaten tersebut dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
(Redaksi Rekam Pena News.my.id)