Padang // Rekam Pena News.my.id // Lumpur dan sampah yang terbawa arus banjir mengotori salah satu masjid di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kota Padang.
Kondisi tersebut langsung ditindaklanjuti melalui kegiatan gotong royong yang melibatkan Babinsa, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, dan tokoh masyarakat untuk membersihkan fasilitas ibadah tersebut.
Babinsa Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Sertu Zainul Asri, anggota Koramil-06/Koto Tangah (KTN) Kodim 0312/Padang, turut turun langsung dalam kegiatan pembersihan.
Bersama personel DLH dan masyarakat, ia membantu mengangkat lumpur, sampah, serta material lain yang terbawa banjir dan memenuhi area masjid.
Pembersihan dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan lingkungan pascabanjir.
Selain mengembalikan kebersihan area masjid, kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu memastikan fasilitas ibadah dapat kembali digunakan masyarakat dalam kondisi yang lebih bersih dan nyaman.
Sertu Zainul Asri mengatakan, keterlibatan berbagai unsur dalam pembersihan tersebut merupakan bentuk gotong royong untuk membantu masyarakat menghadapi dampak banjir.
“Pembersihan ini merupakan bentuk gotong royong dan kepedulian kita bersama. Semoga masjid dapat segera kembali bersih sehingga masyarakat bisa beribadah dengan nyaman,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung secara bersama-sama dengan melibatkan Babinsa, personel DLH, dan tokoh masyarakat. Pembersihan dilakukan pada sejumlah bagian lingkungan masjid yang terdampak material sisa banjir.
Gotong royong tersebut menjadi salah satu langkah pemulihan fasilitas masyarakat setelah banjir, sekaligus memperkuat kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam.
(Tim Redaksi Rekam Pena News.my.id)