Jakarta // Rekam Pena News.my.id // TNI Angkatan Udara (TNI AU) kembali mengerahkan dukungan angkutan udara untuk mempercepat distribusi bantuan bagi masyarakat yang terdampak gempa di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebanyak 33,7 ton bantuan diberangkatkan dari Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju dua wilayah tujuan, yakni Labuan Bajo dan Maumere, Minggu (16/8/2026).
Pengiriman bantuan tersebut menggunakan dua jenis pesawat angkut milik TNI AU, yaitu Airbus A400M dan C-130J Super Hercules.
Untuk tujuan Labuan Bajo, bantuan diangkut menggunakan pesawat Airbus A400M dengan total muatan mencapai 20.227 kilogram.
Pesawat tersebut digunakan untuk mendukung mobilisasi bantuan dalam jumlah besar sehingga proses pengiriman dapat dilakukan secara lebih cepat dan efisien.
Sementara itu, bantuan yang ditujukan ke Maumere diberangkatkan menggunakan pesawat C-130J Super Hercules dengan total muatan sekitar 13.500 kilogram.
Penggunaan jalur udara menjadi salah satu langkah yang ditempuh untuk mempercepat mobilisasi bantuan menuju wilayah terdampak. Dengan dukungan pesawat angkut, bantuan dapat segera dipindahkan dari Jakarta menuju daerah tujuan sebelum kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana, S.T., M.M., mengatakan pengiriman bantuan melalui jalur udara dilakukan sebagai bagian dari upaya mempercepat penanganan pascagempa di NTT.
Menurutnya, kecepatan distribusi menjadi salah satu hal penting dalam penanganan kondisi pascabencana, terutama untuk memastikan bantuan dapat segera diterima oleh masyarakat yang terdampak.
“Pengiriman melalui jalur udara diharapkan dapat mempercepat bantuan tiba di wilayah terdampak, sehingga dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar I Nyoman Suadnyana.
Pengerahan Airbus A400M dan C-130J Super Hercules tersebut menunjukkan dukungan TNI AU dalam membantu proses penanganan pascabencana.
Kemampuan pesawat angkut dalam membawa muatan dalam jumlah besar sekaligus menjangkau wilayah yang membutuhkan menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran distribusi bantuan.
Dengan diberangkatkannya puluhan ton bantuan tersebut, TNI AU berupaya memastikan proses mobilisasi logistik menuju Labuan Bajo dan Maumere dapat berlangsung secara cepat dan terkoordinasi.
Selanjutnya, bantuan diharapkan dapat segera diteruskan kepada masyarakat terdampak sesuai kebutuhan di lapangan.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan TNI dalam membantu pemerintah dan masyarakat menghadapi situasi pascagempa, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah wilayah NTT.
( Tim Redaksi Rekam Pena News.my.id )