TUBAN // Rekam Pena News.my.id // Sejumlah petani di Desa Merkawang, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, menyampaikan keluhan terkait debu yang diduga berasal dari aktivitas produksi pabrik klinker milik PT Solusi Bangun Indonesia (SBI).
Mereka menilai kondisi tersebut berdampak pada lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan warga.
Berdasarkan keterangan warga, keluhan tersebut telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir.
Sedikitnya puluhan petani mengaku merasakan dampak berupa menumpuknya lapisan debu di area persawahan, tanaman pertanian, hingga bangunan sederhana yang berada di sekitar lahan.
Saat dilakukan pemantauan pada Sabtu (30/5/2026), sejumlah area persawahan terlihat tertutup debu berwarna abu-abu.
Kondisi tersebut menyebabkan daun tanaman tampak kusam dan sejumlah petani mengkhawatirkan pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman serta produktivitas hasil panen.
Selain menempel pada tanaman, debu juga terlihat mengendap di permukaan tanah dan bangunan gubuk milik petani yang berada di sekitar area persawahan.
Warga berharap adanya perhatian dan penanganan lebih lanjut agar dampak yang dirasakan tidak semakin meluas.
Tolibul, salah seorang petani Desa Merkawang, mengatakan bahwa kondisi tersebut telah dirasakan sejak sekitar tahun 2023.
Menurutnya, para petani berharap adanya komunikasi yang lebih intensif antara masyarakat dan pihak terkait guna mencari solusi yang dapat mengurangi dampak debu terhadap aktivitas pertanian.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak perusahaan terkait keluhan yang disampaikan para petani.
Sesuai prinsip keberimbangan dalam pemberitaan, upaya konfirmasi kepada pihak perusahaan perlu dilakukan untuk memperoleh penjelasan dan tanggapan atas aspirasi warga tersebut.(red)