POSO // Rekam Pena News.my.id // Aktivitas gempa bumi di wilayah Sulawesi Tengah masih berlanjut setelah gempa berkekuatan magnitudo 6,7 yang terjadi sebelumnya. Pada Rabu (17/6/2026) dini hari, gempa susulan berkekuatan magnitudo 5,1 kembali dirasakan di Kabupaten Poso dan sejumlah daerah di sekitarnya.
Getaran gempa yang terjadi saat sebagian warga masih beristirahat tersebut dirasakan selama beberapa detik.
Sejumlah warga mengaku merasakan guncangan dengan intensitas yang cukup jelas, sehingga memilih keluar rumah untuk memastikan kondisi lingkungan dan bangunan di sekitar mereka dalam keadaan aman.
Gempa susulan merupakan fenomena yang lazim terjadi setelah gempa utama berkekuatan besar. Kondisi ini menunjukkan masih berlangsungnya proses pelepasan energi dan penyesuaian struktur geologi di sekitar sumber gempa.
Hingga saat ini, belum terdapat laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan signifikan akibat gempa susulan tersebut.
Meski demikian, pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan dan pendataan di wilayah yang terdampak guncangan.
Masyarakat, khususnya yang berada di kawasan rawan bencana, diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Warga juga diminta mengikuti perkembangan informasi dari lembaga resmi kebencanaan guna memperoleh informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Para ahli menjelaskan bahwa gempa susulan dapat terjadi dalam kurun waktu tertentu setelah gempa utama, dengan frekuensi dan kekuatan yang umumnya berangsur menurun.
Namun demikian, masyarakat tetap disarankan untuk memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal dan segera melaporkan apabila ditemukan kerusakan yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Pemerintah daerah bersama BPBD, TNI, Polri, dan instansi terkait terus meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan dari aktivitas seismik yang masih berlangsung di wilayah Sulawesi Tengah.
Kewaspadaan, kesiapsiagaan, serta kepatuhan terhadap arahan dari pihak berwenang menjadi langkah penting dalam mengurangi risiko dan menjaga keselamatan masyarakat di tengah rangkaian aktivitas gempa yang masih terjadi.
Sumber:Bmkg