REKAM PENA NEWS
🔴 Breaking News: Selamat datang di RekamPenaNews.my.id | Portal Berita Terpercaya dan Aktual | Update Berita Nasional, Daerah, dan Peristiwa Terbaru
Tak ada hasil yang ditemukan

    Warga Sayutan Sampaikan Aspirasi ke DPRD Magetan, Aktivitas Tambang Galian C Diminta Dihentikan Sementara


    MAGETAN // Rekam Pena News.my.id //  Ratusan warga Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, mendatangi Kantor DPRD Magetan pada Rabu (3/6/2026) untuk menyampaikan aspirasi terkait rencana aktivitas tambang galian C yang dikelola CV Persada Tunggal Abadi.

    Dalam penyampaian aspirasi tersebut, warga membawa berbagai spanduk dan menyampaikan sejumlah kekhawatiran mengenai potensi dampak kegiatan pertambangan terhadap lingkungan serta kondisi infrastruktur jalan di wilayah mereka.

    Menindaklanjuti aspirasi masyarakat, DPRD Magetan menggelar audiensi yang melibatkan perwakilan warga, pihak perusahaan, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait guna mencari solusi dan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai persoalan tersebut.

    Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Magetan, Suyatno, mengatakan bahwa hasil audiensi menghasilkan kesepakatan untuk membentuk tim gabungan yang bertugas melakukan peninjauan langsung ke lokasi tambang. 

    Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi lapangan sekaligus mengkaji berbagai masukan yang disampaikan masyarakat.

    Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Magetan, Puthut Pujiono, menyampaikan bahwa kegiatan operasional tambang untuk sementara waktu belum dapat dijalankan hingga proses verifikasi lapangan selesai dilakukan oleh tim yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, DPRD, dan Inspektorat Tambang.

    “Operasional tambang ditunda sementara sampai proses kajian dan pengecekan lapangan selesai dilaksanakan,” ujarnya.

    Dalam audiensi tersebut, perwakilan warga Desa Sayutan, Sujiran, menyampaikan keberatan masyarakat terhadap rencana penggunaan jalan lingkungan di wilayah RT 5 dan RT 6 sebagai akses kendaraan tambang.

     Menurutnya, warga khawatir lalu lintas kendaraan berat dapat berdampak pada kondisi jalan serta aktivitas sehari-hari masyarakat, termasuk para pelajar yang melintasi kawasan tersebut.

    Selain persoalan infrastruktur, warga juga menyampaikan perhatian terhadap aspek lingkungan dan berharap kelestarian kawasan lereng Gunung Blego tetap terjaga.

    Audiensi berlangsung secara terbuka dan ditutup dengan kesepakatan bahwa aktivitas tambang dihentikan sementara hingga tim gabungan menyelesaikan proses verifikasi dan kajian lapangan.

     Hasil pengecekan tersebut nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah selanjutnya terkait operasional tambang di wilayah tersebut.(Ipung)
    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال