REKAM PENA NEWS
🔴 Breaking News: Selamat datang di RekamPenaNews.my.id | Portal Berita Terpercaya dan Aktual | Update Berita Nasional, Daerah, dan Peristiwa Terbaru
Tak ada hasil yang ditemukan

    Diduga Dipicu Bediang, Empat Rumah Warga di Randublatung Blora Terbakar, Kerugian Capai Rp280 Juta


    Blora // Rekam Pena News.my.id//  Kebakaran melanda permukiman warga di Dukuh Turi, RT 03 RW 03, Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, pada Senin (20/7/2026) sore.

     Peristiwa tersebut menghanguskan empat rumah milik dua warga dengan total kerugian material yang ditaksir mencapai Rp280 juta.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga bermula dari bediang (api untuk menghangatkan diri atau mengasapi ruangan) yang kemudian merembet ke bagian bangunan rumah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

    Laporan pertama diterima petugas sekitar pukul 15.24 WIB dari Kepala Dusun Turi, Suroto. Menindaklanjuti laporan itu, Tim Pemadam Kebakaran Pos Randublatung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 15.50 WIB. 

    Setelah berjibaku memadamkan kobaran api, petugas berhasil mengendalikan situasi dan menyelesaikan proses pendinginan serta evakuasi sekitar pukul 17.00 WIB.

    Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kecamatan Randublatung, Sugiyanto, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, upaya pemadaman berjalan lancar berkat kerja sama berbagai unsur yang terlibat sehingga api tidak meluas ke bangunan lain.

    "Setelah menerima laporan dari Kepala Dusun, tim pemadam segera menuju lokasi. Alhamdulillah api berhasil dipadamkan dan tidak merembet ke rumah warga lainnya. 

    Selanjutnya kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lanjutan," ujar Sugiyanto.

    Data di lapangan menyebutkan, tiga rumah milik Pariyo yang berkontruksi kayu jati dengan lantai papan mengalami kerusakan berat dengan estimasi kerugian sekitar Rp200 juta. 

    Sementara satu rumah milik Rame yang berkontruksi kayu dan berlantai tanah juga ludes terbakar dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp80 juta.

    Dalam proses penanganan, petugas mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil suplai air dari Pos Damkar Randublatung, serta satu unit mobil bantuan dari Pertamina EP Cepu.

    Pemadaman turut melibatkan personel dari Polsek Randublatung, Koramil Randublatung, Satpol PP Kecamatan Randublatung, Damkar Satpol PP, Pemerintah Desa Kutukan, serta tim dari Pertamina EP Cepu.

    Menyikapi kejadian tersebut, Sugiyanto mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya pada musim kemarau yang rawan memicu api cepat membesar.

    "Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati saat menggunakan sumber api dan segera melaporkan kepada petugas apabila terjadi kebakaran agar dapat ditangani secepat mungkin," pungkasnya.
    Sumber: Jatim com


    ( Redaksi Rekam Pena News.my.id )
    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال