Bandar Lampung // Rekam Pena News.my.id // Dua prajurit Kodam I/Bukit Barisan (I/BB) berhasil menorehkan prestasi pada ajang Ksatria Nusantara PBTI Open Road to 8th Asia Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 dengan meraih dua medali emas.
Kejuaraan tersebut berlangsung di GOR Universitas Lampung (Unila), Bandar Lampung, pada 8–12 Juli 2026.
Kompetisi yang diikuti atlet dari berbagai daerah di Indonesia serta peserta dari Malaysia dan Thailand itu mempertandingkan nomor Poomsae (jurus) dan Kyorugi (tarung).
Kejuaraan ini juga menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet sekaligus persiapan menghadapi kompetisi taekwondo tingkat internasional.
Prestasi pertama dipersembahkan oleh Prada Agung Pratama Saragih, personel Denmadam I/BB, yang berhasil meraih juara pertama pada kategori Kyorugi Senior Prestasi Putra kelas Over 87 kilogram.
Sementara medali emas kedua diraih Pratu Ozy Saputra, prajurit Yon Arhanud 11/WBY, setelah menjadi yang terbaik pada Kyorugi Senior Prestasi Putra kelas Under 63 kilogram.
Keberhasilan kedua prajurit tersebut menjadi salah satu indikator hasil pembinaan olahraga prestasi di lingkungan Kodam I/Bukit Barisan.
Selain menjalankan tugas sebagai prajurit, keduanya mampu menunjukkan kemampuan terbaik di arena pertandingan melalui disiplin, latihan yang konsisten, serta semangat kompetitif.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy, S.I.P., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih kedua atlet tersebut.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari proses pembinaan yang berkelanjutan dan kerja keras para prajurit dalam mengembangkan kemampuan di bidang olahraga.
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi prajurit lainnya untuk terus meningkatkan prestasi, baik dalam pelaksanaan tugas maupun pada berbagai ajang kompetisi, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi satuan, TNI Angkatan Darat, dan Indonesia di tingkat yang lebih tinggi.
Kejuaraan Ksatria Nusantara PBTI Open Road to 8th Asia Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 secara resmi dibuka oleh Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Letjen TNI Richard Tampubolon, dan diikuti peserta dari berbagai provinsi di Indonesia serta sejumlah atlet mancanegara.
Sumber: Pendam I/Bukit Barisan.