BOJONEGORO // Rekam Pena News.my.id // Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melakukan percepatan penyempurnaan pembangunan Jembatan Ngablak yang berada di Desa Ngablak, Kecamatan Dander, setelah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap hasil pekerjaan.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas hasil pengawasan teknis serta masukan yang disampaikan masyarakat terkait kondisi jembatan sebelum dioperasikan.
Jembatan yang dibangun melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025 dengan nilai anggaran sekitar Rp2,14 miliar itu diproyeksikan menjadi sarana penghubung antarwilayah di Kecamatan Dander.
Keberadaannya diharapkan mampu meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga.
Berdasarkan hasil evaluasi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang (DPUBMPR) Kabupaten Bojonegoro, terdapat sejumlah aspek teknis yang masih memerlukan penyempurnaan.
Beberapa di antaranya berkaitan dengan kesesuaian spesifikasi material dan dimensi papan jembatan agar memenuhi standar konstruksi serta ketentuan keselamatan yang berlaku.
Menindaklanjuti hasil evaluasi tersebut, Pemerintah Kecamatan Dander bersama dinas teknis segera berkoordinasi dengan pihak pelaksana pekerjaan untuk mempercepat proses perbaikan.
Upaya ini dilakukan agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai ketentuan tanpa mengurangi kualitas hasil pembangunan.
Camat Dander, Teguh Wibowo, S.H., M.H., menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama pemerintah sebelum jembatan dibuka untuk digunakan masyarakat.
Menurutnya, setiap temuan yang bersifat teknis harus segera ditindaklanjuti sehingga fasilitas publik yang dibangun dengan anggaran negara benar-benar memenuhi standar keamanan dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Ia juga menyampaikan telah menginstruksikan Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kecamatan Dander untuk melakukan pengawasan langsung di lapangan selama proses penyempurnaan berlangsung.
Langkah tersebut bertujuan memastikan pekerjaan berjalan sesuai rekomendasi teknis yang telah ditetapkan.
Sebelumnya, pembangunan Jembatan Ngablak sempat menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah warga berharap akses penghubung tersebut dapat segera difungsikan karena memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari.
Meski demikian, pemerintah daerah menegaskan bahwa jembatan baru akan dibuka setelah seluruh persyaratan teknis dan standar keselamatan terpenuhi.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyatakan akan terus melakukan pengawasan hingga seluruh proses penyempurnaan selesai.
Dengan demikian, Jembatan Ngablak diharapkan dapat memberikan manfaat secara optimal sebagai infrastruktur yang aman, kokoh, dan mampu mendukung konektivitas serta pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Dander.
Dalam penyusunan berita ini, informasi disajikan berdasarkan keterangan resmi pemerintah daerah. Pemberitaan mengedepankan prinsip keberimbangan, akurasi, dan praduga baik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik.
(Redaksi Rekam Pena News.my.id)