REKAM PENA NEWS
🔴 Breaking News: Selamat datang di RekamPenaNews.my.id | Portal Berita Terpercaya dan Aktual | Update Berita Nasional, Daerah, dan Peristiwa Terbaru
Tak ada hasil yang ditemukan

    Warga Desa Ngablak Sampaikan Aspirasi Terkait Kelanjutan Proyek Jembatan BKKD 2025, Harapkan Penjelasan Resmi dari Pihak Berwenang

    BOJONEGORO // Rekam Pena News.My.Id //  Sejumlah warga Desa Ngablak, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, menyampaikan aspirasi terkait belum rampungnya pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Ngablak dengan Desa Ngulanan. 

    Aspirasi tersebut disampaikan melalui pemasangan spanduk di sekitar lokasi proyek pada Selasa (7/7/2026).

    Berdasarkan pantauan di lapangan, spanduk yang dipasang memuat sejumlah kalimat yang mencerminkan kekecewaan warga terhadap belum adanya kepastian mengenai kelanjutan pembangunan jembatan yang dibiayai melalui Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025.

    Media ini menegaskan bahwa seluruh tulisan yang tercantum pada spanduk merupakan bentuk penyampaian pendapat dari masyarakat.

     Isi pernyataan tersebut belum dapat disimpulkan sebagai fakta hukum maupun fakta administratif dan masih memerlukan penjelasan dari pihak-pihak yang berwenang.

    Menurut keterangan sejumlah warga, jembatan tersebut memiliki peran penting sebagai akses penghubung antara Desa Ngablak dan Desa Ngulanan.

     Infrastruktur itu selama ini menjadi jalur utama yang digunakan masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan ekonomi, pertanian, pendidikan hingga mobilitas sehari-hari.

    Salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan bahwa masyarakat pada dasarnya tidak bermaksud menyalahkan pihak tertentu.

     Mereka hanya berharap adanya keterbukaan informasi mengenai kondisi proyek serta kepastian penyelesaiannya.
    "Kami hanya menginginkan penjelasan yang jelas. 

    Jika memang terdapat kendala dalam pelaksanaannya, kami berharap masyarakat diberikan informasi secara terbuka sehingga tidak menimbulkan berbagai spekulasi," ujarnya.

    Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, pemerintah desa, instansi teknis terkait, serta pihak pelaksana pekerjaan dapat memberikan penjelasan mengenai perkembangan proyek tersebut.

     Selain itu, masyarakat juga berharap pembangunan jembatan dapat segera dilanjutkan dan diselesaikan agar dapat dimanfaatkan kembali oleh warga.

    Keberadaan jembatan tersebut dinilai memiliki nilai strategis karena menjadi jalur penghubung aktivitas masyarakat di kedua desa. 

    Apabila pembangunan dapat segera dituntaskan, diharapkan akan memperlancar distribusi hasil pertanian, mempermudah akses pelajar menuju sekolah, mendukung kegiatan perdagangan, serta meningkatkan mobilitas masyarakat secara umum.

    Hingga berita ini diterbitkan, media masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, pemerintah desa, instansi terkait, maupun pihak pelaksana proyek guna mendapatkan penjelasan mengenai progres pekerjaan, kendala yang dihadapi, serta rencana penyelesaian pembangunan jembatan tersebut.

    Pemberitaan ini disusun dengan mengedepankan prinsip keberimbangan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. 

    Oleh karena itu, media membuka ruang seluas-luasnya kepada seluruh pihak yang disebut maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan klarifikasi, tanggapan, maupun hak jawab agar informasi yang diterima masyarakat tetap akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Redaksi akan terus memantau perkembangan proyek tersebut serta menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat sesuai fakta yang diperoleh melalui proses jurnalistik yang profesional dan berlandaskan asas praduga tak bersalah.

    Sumber:(Redaksi Rekam Pena News.My.id)
    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال