BLORA // Rekam Pena News.my.id // Kebakaran melanda sebuah rumah warga di Jalan Taman Siswa, Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Kamis (20/8/2026) dini hari.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta.
Peristiwa kebakaran diketahui sekitar pukul 00.30 WIB.
Menantu pemilik rumah berinisial S (57) yang sedang tertidur terbangun setelah mendengar suara letupan dari arah teras depan.
Saat mengecek sumber suara, saksi melihat api telah membakar gorden pada jendela bagian depan rumah. Api kemudian dengan cepat merambat ke bagian bangunan lainnya.
Melihat kondisi tersebut, saksi segera membangunkan anggota keluarga dan karyawan yang berada di dalam rumah.
Mereka kemudian berupaya menyelamatkan diri melalui pintu belakang, sementara sebagian penghuni keluar dengan memanjat bagian atap.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian turut membantu melakukan upaya pemadaman awal dengan peralatan yang tersedia. Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan kepada Polsek Cepu.
Menerima laporan, personel Polsek Cepu bersama petugas Damkar Kecamatan Cepu, Damkar PPSDM Migas Cepu, serta relawan segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan pengamanan.
Setelah dilakukan penanganan bersama, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.00 WIB.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi untuk memastikan tidak terdapat sumber api yang masih berpotensi menimbulkan kebakaran lanjutan.
Kapolres Blora AKBP Inggal Widya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, S.H., membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, telah terjadi kebakaran rumah di Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu pada Kamis dini hari.
Petugas Polsek Cepu bersama tim gabungan Damkar dan masyarakat langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman serta pengamanan TKP,” ujar AKP Midiyono.
Berdasarkan pemeriksaan awal dan keterangan saksi, petugas menduga kebakaran berkaitan dengan hubungan pendek arus listrik.
Namun, penyebab tersebut masih merupakan dugaan berdasarkan hasil penanganan awal di lokasi.
“Dugaan sementara akibat korsleting listrik. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp300 juta,” jelasnya.
Bangunan rumah berukuran sekitar 6 x 10 meter yang sebagian menggunakan material kayu dan beton mengalami kerusakan akibat kebakaran.
Sejumlah barang di dalam rumah juga turut terbakar, di antaranya empat sepeda motor, sekitar 10 telepon seluler, berbagai peralatan elektronik, serta sejumlah dokumen penting.
Tidak adanya korban jiwa menjadi hal utama dalam peristiwa tersebut. Petugas gabungan selanjutnya melakukan pengamanan dan penanganan di lokasi untuk memastikan kondisi tetap aman dan kondusif.( * )
( Redaksi Rekam Pena news.my.id )