MADIUN // Rekam Pena News.my.id // Kemampuan bela diri prajurit Korem 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) terus diasah melalui Uji Kenaikan Tingkat (UKT) Pencak Silat Militer (PSM).
Kegiatan tersebut digelar bagi prajurit Makorem 081/DSJ dan satuan jajaran di wilayah Madiun, Rabu (20/8/2026).
UKT yang berlangsung di Lapangan Mojorejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, tersebut menjadi bagian dari pembinaan kemampuan jasmani dan bela diri prajurit.
Dalam kegiatan itu, peserta mengikuti ujian kenaikan tingkat dari sabuk putih menuju sabuk kuning.
Pelaksanaan UKT mendapat pengawasan dari Tim Asistensi Jasdam V/Brawijaya. Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan ujian berjalan sesuai ketentuan serta standar kemampuan yang telah ditetapkan.
Kapenrem 081/DSJ Mayor Inf Ismail menjelaskan, pelaksanaan UKT PSM dilakukan secara bertahap dan bergiliran di satuan-satuan jajaran Korem 081/DSJ.
“UKT ini kita laksanakan secara bergiliran di satuan-satuan jajaran Korem 081/DSJ. Untuk kegiatan hari ini, pesertanya berasal dari Makorem, Kodim Madiun, dan Satdisjan yang berada di wilayah Madiun,” ujar Ismail seusai kegiatan.
Menurutnya, UKT tidak sekadar menjadi tahapan kenaikan tingkat sabuk, tetapi juga menjadi sarana untuk mengetahui sejauh mana penguasaan teknik Pencak Silat Militer oleh masing-masing prajurit.
Pembinaan tersebut diharapkan dapat menjaga sekaligus meningkatkan kemampuan bela diri prajurit sebagai salah satu bekal dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.
“Dengan UKT ini, kami berharap kemampuan bela diri prajurit semakin baik dan meningkat sehingga dapat menunjang pelaksanaan tugas,” katanya.
Pencak Silat Militer merupakan salah satu materi bela diri yang diberikan kepada prajurit TNI AD. Tekniknya dikembangkan dengan mengadaptasi berbagai unsur pencak silat Nusantara dan disesuaikan dengan kebutuhan pembinaan serta tugas keprajuritan.
Melalui latihan dan evaluasi secara berkala, kemampuan tersebut diharapkan tetap terpelihara sekaligus dapat berkembang sesuai tuntutan profesionalisme prajurit.
( Tim Redaksi Rekam Pena News.my.id )